Haykal Satria Panjeraino. Diberdayakan oleh Blogger.

Hai Haykal !

    • Beranda
    • Tentang Aq
    • Kuliah
    • Bisnis
    • Keseharian
    • Romansa
    • Serius
    Lama tak jumpa dengan kalian, pembaca tak terlihat yang secara rela menyerahkan waktu dan kekuatannya untuk membaca blog gue yang konon dapat membuat seekor kuda pun mangap berbulan-bulan. Karena itu, gue bersyukur, atas segala hal yang gue dapatkan selama ini :

    • Gue bersykur bisa dapet rengking 8 di kelas gue, 9.8 yang dikenal kelas yang kompetitif. Walaupun nilai sebenarnya kurang sesuai harapan, tapi tak apalah.
    • Gue bersyukur beberapa hari yang lalu gue bisa membeli jersey Italia Away dengan harga hanya 120 ribu. Tapi walau begitu, gue gak yakin bahwa jersey yang gue beli itu adalah jersey Grade ORI. Gue lebih yakin jersey itu Grade AAA. Tapi tak apalah, yang penting bisa dipakai dan pas di badan.
    • Gue bersyukur bisa bertemu teman-teman sekolah gue kembali, padahal belum masuk sekolah. Gimana kejadiannya? Gue gak mau jelasin, kalo gue jelasin mungkin kisah gue tersebut akan menjadi Best Seller dalam beberapa hari saja, padahal belum dikirim ke penerbit.
    • Gue bersyukur bisa membeli jersey (lagi) Persis Solo saat gue liburan di Bali Solo a.k.a Surakarta. Untungnya suporter Persib sudah berdamai dengan suporter Persis Solo. Karena jika kedua suporter belum berdamai gue bisa masuk rumah sakit dengan biaya pengobatan berjuta-juta akibat memakai baju itu saat menonton pertandingan Persib di stadion Siliwangi, padahal harga baju itu sendiri cuman 45 ribu. Miris, genius, tragis.
    • Gue bersyukur sodara gue yang dari Solo memutuskan untuk merantau dan sebelum dia kerja di Cikarang, dia numpang dulu di rumah selama 2 Minggu. Dan gue pun terselamatkan dari penyakit mematikan para jomblo, Sendirian Saat Liburan atau nama ilmiahnya Jomblonus Liburanae.
    • Gue bersyukur, sebentar lagi kompetisi ISL (Indonesia Super League) bakal dimulai. Itu pun bisa mengobati penyakit para jomblo (khususnya cowo) dalam menghabiskan waktu saat liburan.
    • Gue bersyukur bisa menonton film Will dan setelah menonton film itu, komputer gue masih utuh. Kenapa? Karena film itu menceritakan tentang seorang anak fans Liverpool yang akan menonton Final Liga Champions 2005 antara AC Milan vs Liverpool di Istanbul, Turki. Dan di Final itu AC Milan kalah setelah sempat unggul 3-0 di Babak pertama. Sebagai Milanisti sejati, menonton film Will sampai akhir dengan selamat sentosa adalah sebuah keajaiban tersendiri.

    Tapi, di balik semua keberuntungan yang gue dapat selama ini, tentunya ada kesialan juga. Tapi tak apalah, gue masih tetap bersyukur. Seperti yang dijelaskan di Q.S Al-Insyiroh ayat 5-6 yang artinya "Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan". Kok gue jadi alim gitu yah? Begitulah.

    Dan ini merupakan artikel pertama gue di tahun 2013, semoga di tahun 2013 ini kita semua menjadi lebih baik lagi yah, aminn :) Dan Insya allah beberapa hari lagi gue akan memasukan kategori cerpen (karangan gue, tentu :P) ke dalam blog gue. Kalo cerpennya jelek? Bodo amat.

    Jangan lupa mengucapkan Alhamdulillah dan terima kasih. Wassalam :)

    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Jumat, 21 Desember 2012.

    Konon katanya, hari ini bakalan terjadi "kiamat" yang udah diramalin sama Suku Maya di Amerika sono beribu tahun yang lalu. Bahkan tahun 2010 lalu, ada film yang judulnya "2012" yang ngegambarin kiamat di bumi hari kemaren (21 Desember). Walaupun menurut gue filmnya sedikit aweu, masa Amerika Eropa Asia ancur tapi Afrika nggak...

    Yah, setidaknya gue bisa berbangga cerita ke anak gue "Dek, Papah sama Ibu kamu itu adalah generasi yang selamat dari 'kiamat' loh. Makanya kamu kalo dianggap temen sama gebetan kamu jangan nangis, Papah aja bisa selamat dari 'kiamat' waktu Papah masih SMP dulu". Begitulah #MaklumJomblo

    Dan hari ini juga adalah hari pembagian rapot Semester I di SMPN 43 Bandung, yang kayanya bakal jadi akhir masa woleess gue di SMP karena di semester 2 kita harus belajar keras (bukan belajar sambil main smek don) buat menghadapi UN (Ujian Nasional). Omong-omong, kalo aja UN dijadiin film, kayanya filmnya bakal lebih nyeremin dari film "Pocong Ngepot : Ketika Pocong Tak Lagi Jemping" yang konon katanya disertai adegan asli.

    Seperti biasa, kelas 9 kebagian ambil rapot pas jam 9 pagi, abis kelas 7 dan 8. Ibu gue pun dateng jam 9 kurang, nunggu di kelas gue sambil ngobrol sama ortu siswa lain, sementara gue dan temen-temen seperti biasa cuman diem di meja depan kelas atau keliling sekolah nunggu Jumatan.

    Setelah Bu Ida (Wali Kelas gue) selesai cuap-cuap ke ortu siswa, akhirnya sesi bagi rapot dimulai. Bu Ida nyebutin rangking 1 sampe 10 dulu. Gue sendiri Alhamdulillah dapet rangking 8, gak terlalu buruk lah. Sementara rangking 1 lagi-lagi direbut Fawwaz, sekaligus jadi Juara Umum Angkatan, lagi.

    Setelah selesai jam 10an. Ibu gue pun cuman jelasin nilai ini blablabla dan pulang duluan. Gue sendiri cuman nongkrong bentar di sekolah sama R-Bros, dan pulang jam 11an. Saat di angkot, gue mau nyari kamera gue (iya, sedikit bodoh emang bawa kamera digital pas pembagian rapot) di tas. Tapi pas gue cari, gaada. Awalnya gue pun mencoba tenang dan berpikiran "Paling juga ada di bagian bawah tas".

    Setelah di rumah, gue lanjut cari kameranya. Dan.ternyata.beneran.ilang. Kamera gaada di tas. Gue pun coba inget-inget dimana aja gue bawa kamera. Yang terakhir gue inget cuman kamera ada di saku kiri celana gue pas mau keluar gerbang sekolah, abis itu gatau dah. Setelah Jumatan, gue pun berniat balik lagi ke sekolah buat nyari tuh kamera.

    Setelah Jumatan dan sampe di sekolah. Gue mulai nyari di beberapa tempat, nanya ke penjaga sekolah, sampe nanya ke tukang minuman depan sekolah. Temen yang masih ada disana pun nyoba bantu. Tapi hasilnya negative. Gue pun mencoba tenang, dan bilang hal ini ke ortu gue lewat telepon. Sempet panik sih Ibu gue, tapi ya gimana lagi. Semua sudah diatur oleh tangan yang sama.

    Ini berarti sudah 2 (iya, dua) kamera yang gue ilangin. Kamera pertama gue ilang waktu gue mau berangkat ke Solo naik pesawat. Kemungkinan ketinggalan di Taksi atau di Bandara Husein. Dan sebenernya, kamera ini juga sebelumnya pernah ilang di Bandara Husein (lagi), tapi untung ketemu.

    Buat isinya, kamera itu berisi foto pas porak kemaren, termasuk foto saat Alana (Kiper 94) nendang bola dengan posisi spektakuler dan waktu gue ke depan ngambil Piala Juara I Cerdas Cermat (hohoho). Baru beberapa yang gue masukin ke laptop gue. Ikhlaskan sajalah.

    Mungkin ini adalah cara Allah ngingetin gue buat lebih fokus lagi ngejaga barang. Mungkin Allah bilang ke gue "Kalo ngejaga gitu aja gabisa, gimana mau ngejaga anak istri?" #Ea. Begitulah. Gue udah ikhlaskan ini. Kiamat di "Hari Kiamat". Bukan kiamat sih sebenernya, tapi kebetulan aja ilangnya pas 21 Desember.

    Makasih udah nyempetin baca tulisan gajelas ini. Wassalam.
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !

    Sempak Sepak bola itu permainan universal, bisa dimainkan oleh siapapun dan kapanpun. Dan telah mendarah daging bagi beberapa orang, khususnya cowo. Tapi, kalo misalnya kita main bola dan salahnya banyak, pasti temen kita pada teriak ke kita "Lo bisa main gak sih?" atau "Maneh bisa teu sih maen bola?" atau yang paling horror adalah saat kita diteriakin "MANDULL!!! Teu bisaeun maen bola!!" seakan-akan urat kemaluan kita terputus sehingga kita gabisa nendang lagi. Oke, gue gak tau apa hubungannya. Tapi, menurut penelitian Lembaga Jomblo Indonesia, teriakan "Mandul!!" itu ada hubungannya sama sistem reproduksi (karena gue baru belajar tentang materi itu di sekolah) dan bisa diartikan sebagai berikut :
    1. Gawang itu bagaikan sel telur pada rahim wanita. Yang akan menerima 'sperma' alias bola sepaknya
    2. Bola sepaknya tersebut bagaikan sperma, yang mau mencoba masuk ke dalam 'sel telur' alias gawangnya
    3. Kita itu bagaikan cairan semen, yang mengantarkan 'sperma' alias bola menuju 'sel telur' alias gawang.

    Udah ngerti arti teriakan "Mandul!!!" saat main bola? Bagus. Nah, beberapa waktu yang lalu, gue main bola sama temen PMR gue di sekolah. Tapi, dari peristiwa itu, gue bisa menarik 1 kesimpulan : Ternyata rata-rata cowo di PMR 43 itu MANDUl saat main bola!!. Oke, mungkin ini adalah salah 1 aib terbesar bagi para cowo anggota PMR Smpn 43 Bandung. Tapi, itu fakta. Gue gak tau kenapa, mungkinkah karena mereka itu menganggap gawang sebagai ovidak atau saluran menuju sel telur hingga sang sperma alias 'bola' harus melakukan perjalanan lagi? Atau apakah sebenarnya mereka itu adalah para Sma*shbles yang siap menghancurkan seisi dunia dengan memakai Nokia 3310? Gue gak tau apa hubungannya, Wallahu a’lam.

    Yah, begitulah. Awalnya, setelah eskul selesai, gue dan beberapa adik kelas gue ngajakin main bola di lapangan sekolah, mumpung kosong. Dan gue ikutan, dengan memakai jersey PDU (Pakaian Dinas Umum) PMR, gue pun berlari dengan gagah merebut bola dari kaki lawan bagaikan hujan yang turun tanpa air (?). Tapi anehnya, saat striker tim gue sudah ada di depan gawang dan bola sudah di kaki mereka, si striker itu selalu gagal mencetak gol, dan yang paling banyak menurut gue adalah si Ariya. Dia sebenernya udah beberapa kali membawa bola sendirian ke gawang lawan yang di"kunceni" oleh Panji. Tapi, tendangan Ariya selalu melenceng dan Ariya belum berhasil menaklukan gawang Panji. Ayman juga hampir sama, Komandan PMR yang baru tersebut kadang gagal bila dia sudah di depan gawang dan bola ada di kakinya. Tapi, justru dia berteriak paling keras kalau Ariya gagal mencetak gol. Horror sekali anak ini. Mungkin, kalian bertanya "Kalo lo gimana kal? Nge-golin gak?". Ekhem, gue sih ada di belakang (nama ilmiah : bek). Gue bertugas menghalau bola dari kaki lawan, terutama si Fakran alias "Boyben", dan hasilnya? Gawang gue cuman kebobolan 2 bro......dan memasukan 1 gol, sial.

    Ah, bagaimanapun. Teriakan "Mandul!!" masih menjadi kalimat horror bagi para striker. Dan salah 1 striker yang pernah dicap "Mandul" oleh temen-temen gue adalah Christian Gonzales saat masih main di Persib. Oh Tuhan, saat itu dia terlihat begitu sulit mencetak gol. Yah, begitulah, namanya juga idup. :))
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Yeah, gue kembali. Kali ini gue mau nulis kisah kemarin hari, tentang sebuah keributan di angkot. Tapi tenang, gue ngga bikin konser di angkot, ataupun ngigau lagi main konser rock di Pasifik. Tapi kali ini keributan tersebut adalah, ya, keributan aja biasa. Tidak lebih dari itu.

    Ya, kemaren setelah pulang gue berencana pulang bareng Adit. Gak biasanya gue pulang sama Adit. Biasanya juga gue pulang sendirian, jomblo mandiri. Gue pun naik angkot jurusan Cadas Elang seperti biasa. Yang gak biasa adalah bahwa angkotnya mirip dengan Suzuki APV (dan sepertinya masih baru) dan supirnya mirip Jendri Pitoy, mantan kiper Persib. Epic. Saat di angkot gak ada yang gue pikirkan selain pulang dan tidur dengan penuh suka cita. Gue dan Adit juga gak saling ngobrol, mungkin lagi males menggerakan mulut. Semua berjalan biasa aja sampai seorang Bapak-Bapak berkemeja hitam naik, di kursi depan. Yah, itu juga biasa aja sih. 

    Tapi semua berubah dari 'biasa aja' menjadi 'super biasa' (karena luar biasa udah terlalu mainstream) saat angkot sampai di perempatan Jl. Talaga Bodas - Jl. Burangrang (depan Ayam Goreng Suharti, orang Bandung pasti tau) seperti biasa, angkot itu berhenti di depan lampu lalu lintas, padahal lampu lagi hijau. Bagi gue yang sudah tiap hari naik angkot itu (mungkin kalo ada kartu anggota gue udah jadi Platinum Member kali ya), hal itu adalah hal yang biasa karena angkot Cadas Elang biasanya berhenti disana (biasanya jam pulang sekolah) buat nungguin anak SMP dan SMA Taman Siswa yang baru pulang sekolah. Yah, bagi gue hal itu biasa aja. Walaupun akhir-akhir ini gue berpikir bahwa kelakuan itu Like a Boss. Tapi biarlah, gak pernah ada yang protes soal ini. Dan pengendara lain pun gak pernah protes ke supir angkot soal ini. Mungkin karena mereka udah mengerti bahwa kelakuan supir angkot emang seperti ini.

    Oke, kembali ke Bapak-Bapak tadi. Ya, disinilah masalah dimulai. Saat angkot berhenti di perempatan (saat lampu hijau) ada motor klakson dari belakang, tapi itu udah biasa. Dan Bapak-Bapak yang duduk di bangku depan tadi mulai protes "Pak, kalo mau ngetem jangan disini dong. Ini kan lagi lampu hijau, jadi bisa menggangu pengendara lain." Dari tutur katanya, bisa gue simpulkan kalo Bapak ini orang terpelajar, ngomongnya aja EYD banget. Mungkin kurang seneng sama komentar Bapak tadi, supir angkot pun menjawab dengan lembut "Yah, namanya juga cari uang, Pak. Terpaksa harus gini caranya." Walau jawab tanpa emosi, si Bapak tadi menjawab lagi dengan rada keras "Ya tapi gak bisa gitu juga dong, Pak!!" supir angkot tadi gak bales, mungkin karena lagi gak mood berantem, padahal sesungguhnya dia adalah Muhammad Ali. Oke, sudah cukup berfantasinya, lanjut bercerita.

    Dan tanpa disangka, gue masih tetep ganteng setelah angkot tadi maju beberapa meter saja. Angkot yang gue naikin pun berhenti. Dan tanpa disangka, si supir angkot malah membalas omongan si Bapak tadi "Pak. Saya gak mau cari masalah sama Bapak. Lebih baik Bapak keluar aja dari angkot ini, Pak". Bapak-Bapak tadi pun keluar angkot dengan penuh emosi (padahal si supir angkot ngomong tanpa emosi). Tapi, yang jadi masalah adalah bahwa Bapak ini membanting pintu angkot tersebut. Sontak aja si supir angkot tersebut keluar dan menghampiri Bapak yang tadi lalu mendorongnya, mengerikan emang. Mereka berdua berantem di pinggir jalan. Gue, Adit dan beberapa penumpang lain hanya memperhatikan, karena menggangap perkelahian mereka gak akan berbahaya (ya emang gak sampe berdarah-darah sih). Yang gue liat, mereka cuman dorong-dorongan sebentar, hanya beberapa detik. Lalu si supir angkot naik lagi ke angkotnya dan Bapak tadi meneriaki apaan gitu ke supir angkot, gue lupa. Supir angkot itu pun membalas teriak "Ehh, dasar gak tau diri!!" kalo gak salah sih gitu. Dan sesudah itu semua berjalan baik-baik aja dan gue sampe rumah dengan selamat dalam keadaan ganteng.

    Dari kisah ini gue bisa menyimpulkan bahwa si supir angkot itu sebenernya baik. Dia gak mau cari masalah, dia ngomongnya aja gak marah-marah. Dan setelah kejadian dia masih bisa senyum ke penumpang lain. Cuman gara-gara si Bapak tadi aja yang ngebanting pintu, si supir angkot ini jadi emosi beneran. Mungkin si Bapak-Bapak tadi lagi punya masalah atau gimana kali ya.

    Dan yang kedua. Beberapa hari kemudian, gue liat si supir angkot yang tadi masih pake mobil yang sama. Dan tampaknya mobil ini masih baru, terbukti dengan kursi yang masih diplastikin dan masih mulus. Pantesan si supir angkot ini bener-bener marah. Ya siapa sih yang gak marah kalo pintu mobil kita dibanting sama orang gak dikenal (lha dibanting sama orang terdekat aja marah, apalagi sama orang lain.)

    Yah, begitulah cerita gue beberapa hari yang lalu. Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, khususnya bagi gue sendiri. Dan buat supir angkot, tetap sabar dan semangat ya. Dan juga untuk Bapak-Bapak tadi, cobalah untuk menahan emosi, Pak. Bapak boleh protes, tapi menurut saya cara Bapak salah. Maaf juga buat kata-kata yang salah dan maaf juga buat pihak yang merasa tersinggung. Saya menulis ini buat pengalaman hehehe. Wassalam :)
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Kali ini, gue mau ngepost artikel yang rada "mengkol" sama tujuan diciptakannya blog ini, kali ini gue mau ngepost tentang sesuatu yang berkaitan dengan keagamaan alias religi. Ini adalah materi khotbah Ju'mat di sekolah gue beberapa bulan lalu, dan gue udah mendengarkan ini 2 kali, keduanya saat Jumatan di sekolah gue.
    Dan judul dari khotbah Jum'at nya yaitu : 7 Golongan Yang Akan Dinaungi Allah saat Hari Kiamat. Tentunya dengan pendapat gue sendiri. Makanya, kalo ada yang salah, mohon maaf :) Ini dia 7 golongan tersebut :
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Biasanya, kalo kita ulang tahun ini kita pasti dijailin sama temen kita. Mulai ada yang dijailinnya dengan dilempar telor, diceburin ke balong sekolah dan bahkan yang ekstrim dengan menyuruh orang yang ulang tahun itu untuk pacaran dengan beruang kutub lalu mereka akan dicalonkan ke New7Wonders dan masuk ke acara On The Spot. Entah apa hubungannya beruang, pacaran, New7Wonders dan On The Spot. Tapi biarlah, namanya juga usaha. Atau bahkan ada juga yang karena kadar Forever Alone dalam dirinya sudah melebihi batas internasional, maka dia merayakan ultahnya dengan diri sendiri aja, seperti ini :
    Ini adalah salah 1 orang yang kadar Forever Alone dalam dirinya sudah diatas rata-rata manusia jomblo biasa
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Pertama-tama gue mau mengucapkan Hidup seperti Larry!! Selamat Hari Raya Idul Adha 1433 Hijriah!! Semoga amal sedekah kalian diterima di sisi Allah Swt. Baik orang yang kurban atau kambing yang dikurban. Aminn!!!

    Oke, Idul Adha. Salah 1 hari yang bisa disebut dengan "Hari Pembunuhan Massal" oleh kaum sapi, kambing, domba, unta dan kerbau. Bagi para sapi dan kambing bahagia (terlebih sapi dan kambing yang gak jomblo) ini adalah hari paling menyeramkan bagi mereka, karena misalnya, ada sapi yang lagi pacaran, tau-tau salah 1 sapi betina atau jantan nya ditarik, dirobohin dan lehernya dipotong, bayangin tuh gimana galaunya si sapi yang 1 lagi, galau abis, walaupun nanti sapi yang 1 lagi masuk surga. Tapi bagi para sapi penderita jomblo akut (terlebih lagi penderita jomblo dan labil akut), hari ini adalah hari paling bahagia dalam hidup mereka, ya karena para sapi itu merasa hidup nya itu sudah tak berguna atau dalam bahasa alay dibaca sebagai berikut "4qwuh y4nk t4k kw4t s3nd1ri" dan tau-tau ada acara Idul Adha atau dalam bahasa sapi disebut "Pembunuhan Massal", ya jelas aja para sapi jomblo itu senang, karena mereka telah selesai menghadapi masalah dunia. Dan mereka pun masuk surga, mantep abis dah sapi jomblo ini.

    Tapi, bagaiman dengan nasib para manusia jomblo akut seperti gue? Apakah di dalam "Kamus Besar Bahasa Manusia" ada istilah "Hari Pembunuhan Massal" atau dalam bahasa sapi disebut "Idul Adha" ?? Gue pikir gak ada, seperti yang terjadi di sekolah gue (Smpn 43 Bandung) yang mayoritas siswanya menderita jomblo akut, dan gue termasuk. Apa yang terjadi dengan para jomblo di sekolah gue? Dan bagaimana nasib siswa yang gak jomblo di sekolah gue? Oke, gue akan nyeritain kisah Idul Adha di sekolah gue, ini dia (Peringatan : Untuk orang yang menderita alergi terhadap kepala kambing utuh, diharap membaca artikel ini sambil memakai apa saja yang bisa dijadikan penutup mata, karena kepala kambing utuh yang akan ditampilkan disini berasal dari spesies kambing jomblo).

    Senin, 29 Oktober 2012, 13 Zulhijah 1433 H. Sekolah gue ngadain acara "Pembuhunan Massal" atau "Hari Raya Kurban" di sekolah gue Smpn 43 Bandung. Sekolah gue ngelaksanakan kurban pas Hari Senin karena, masih hari Tasyrik. Pas gue baru memasuki gerbang sekolah dan gue liat ada 3 kambing dan 1 sapi yang akan dijadikan korban, gue gak ngeliat eskpresi galau para hewan tadi, wajah mereka masih tentran damai dan bahagia permai, mungkin karena mereka jomblo. Dan setelah upacara lalu melewati "Jam-jam susah" (Baca : belajar) sampe jam 9, akhirnya guru gue mengumumkan bahwa acara "Pembunuhan Massal" akan segera dimulai dan semua siswa diharapkan buat keluar. Setelah gue menuju taman sekolah (tempat diadakannya acara pemotongan) gue pun mulai melihat wajah 3 butir kambing dan 1 helai sapi tersebut sudah mulai resah. Bahkan gue liat salah 1 kambing yang mau disembelih itu ada yang lagi mengangkat tangan sambil berdoa "Ya Allah, kenapa kau matikan aku dalam keadaan jomblo, Ya Allah? Kenapa?" dan gue liat kambing 1 lagi ngerangkul kambing yang lagi galau itu sambil menyanyikan lagu "Mengheningkan Cipta", kasihan mereka.

    Cerita akan gue lanjutkan nanti, hehe :)
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Ekhem. Oke, tadi siang di sekolah gue, SMPN 43 Bandung, ada peristiwa yang kurang enak, dan prihatin. Apa peristiwanya? Tadi siang itu di sekolah gue ada peristiwa (maaf) kesurupan massal. Karena gue gak tau cerita lengkapnya, jadi kalian bisa liat beritanya Di sini. Tapi kenapa bisa ada kesurupan massal di sekolah gue? Yang jelas, ada setan yang menggangu. Tapi ceritanya gimana? Gue juga kurang tau, karena tadi abis olahraga gue mau ke kelas dan di masjid sekolah gue ngeliat ada banyak orang ngumpul. Pas ditanya ke temen gue, dia bilang katanya ada kesurupan (lagi).

    Dan yang kesurupan itu menurut berita ada 30 orang, termasuk 28 perempuan dan 2 orang laki-laki. Gue gak tau kenapa bisa sampe kesurupan gitu, yang gue tau dari temen-temen sih mereka kebanyakan melamun dan menurut riwayat (yailah bahasanya) SMPN 43 memang terkenal (ekhem) rada angker dan kadang ditemukan kasus kesurupan (walaupun dulu). Bahkan katanya SMPN 43 Bandung pernah ada di cerita Nightmare (program Ardan Radio Bandung tiap Malem Jumat yang nyeritain berbagai kejadian horror di Bandung). Jadi, beberapa lama setelah kejadian, akhirnya sekolah dipulangkan. Mungkin bagi sebagian orang dipulangkan itu menjadi momen yang sangat membahagiakan karena yang seharusnya pulang jam 2.20 jadi pulang jam 12.

    Mungkin juga bagi sebagian orang (kaya gue) dipulangkan lebih awal itu jadi suatu hal yang gak rame, kenapa? Karena, 1. Gak jadi eskul 2. Gue lagi puasa, jadi males kalo ngabuburit di rumah, bravo. Tapi, bukan itu sebenernya inti dari cerita ini.

    Balik lagi ke cerita, dan katanya juga si jin yang menyebabkan kesurupan itu menyebar ke kelas-kelas (gilir kelas lah maksudnya) yang dimulai dari kelas 86 lalu berlanjut ke kelas lainnya. Dan sebelum gue pulang, gue ngeliat ada 1 siswa yang diangkat sama beberapa orang sambil teriak-teriak. Dan sesudah itu gue pulang. Dan di kelas gue, 9.8, gue berulang-ulang baca Ayat Kursi, bahkan laki-laki di kelas gue pada baca tasbih bareng-bareng, yah sekedar penghibur dan memohon perlindungan lah hehe. Tapi, sekali lagi, bukan itu inti dari artikel ini.
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Coba baca cuplikan artikel berikut :
    "Orang tuh gampang aja bilang "Move On tuh gampang,berawal dari niat" Mereka SESAT!! Berkali-kali tlah ku coba,niat udah ada,bahkan sampai foto bareng cewe sambil ngerangkul demi melupakannya,tetep aja gak bisa move on ke orang lain. Dan Nadim paling kesel sama orang yang udah pamer di twitter "Akhirnya aku move on dari kamu" "Akhirnya aku bisa melupakanmu" Mereka BOHONG!!! Mereka tuh cuma pengen nunjukin ke mantan-mantannya,dan mereka kira dengan begitu mantan mereka akan bermohon-mohon kepada mereka,agar mereka gak jadi move on dari mantan-mantan mereka,mengerti mereka? Kenyataannya enggak. Kebanyakan orang,begitu tau mantannya move on,mereka bersyukur ( tapi tidak dengan saya ) "syukur lo move on,jadi gak ganggu hidup gue lagi".Mereka juga yang KATANYA udah move on,sombong banget. Ngapain coba ngepost di twitter,move on mah move on aja kali. Mereka tuh gak ngerti kita-kita yang belum move on, KITA JUGA MENCOBA MOVE ON!!! Tidak bertoleransi dalam bermove-on ria. Jadi para pemirsa, jujur saja saya belum bisa move on,dan mungkin gabakal karena saya belum mau."

    Ya, ini adalah cuplikan dari artikel temen gue, Nadim di sebuah artikel di blognya. Dan, gue setuju banget sama dia!! Apalagi di kalimat "Move-on tuh gampang, berawal dari niat". Yah, betul sih. Tapi kalo niatnya gak mau move-on gimana dong? Masa kita disuruh move-on ke majikan elang yang bernama Saepul yang main film Tutur Tinular episode khusus Tokyo Miaw-miaw? Kan gabisa gitu dong!! Jangan protes lo semua!! Emang gue berani sama lo, gue takut tau!! *ampun bang....*

    Maaf kalo gue ngomong rada gak jelas, gue udah semakin jarang nge-blog, dan itu yang menyebabkan otak gue gak keasah. Dan beberapa bulan lalu gue mencoba terapi asah otak dengan pohon cengek, dan ternyata otak gue sekarang menjadi setengah hijau setengah merah, what the....

    Tuhkan ngelantur lagi. Oke, balik lagi ke masalah. Oke, menurut penelitian gue, 10 dari 10 remaja Indonesia mempunyai masalah dalam hal move-on. Dan mungkin kalian pengen tau apa sih yang ngebuat remaja Indonesia itu susah move-on? Dan menurut penelitian Lembaga Jomblo Indonesia (Disingkat NGENES), faktor yang membuat para jomblo susah move-on adalah TIDAK TAU MAU MOVE-ON KE SIAPA. Sengaja gue tulis make huruf gede supaya para cewe jomblo berkata dalam hati "Bener juga ya kata si Haykal. Selama ini gue gak bisa move-on karena gue gak tau mau move-on ke siapa. Pinter banget ya Haykal ini, aku move-on ke Haykal aja ahh...." dan setelah itu, gue akan jadi incaran para polisi kehutanan cewe jomblo, dan tetep aja gue susah move-on. Lalu kisah cinta gue berakhir dengan mengalir ke tanah yang bisa menampung curahan hati sampai tidak terbatas (lho kok jadi ke arus listrik ya?).

    Ya, dan itu juga yang menjadi masalah gue kesusahan untuk move-on dari ****. Dan kenapa temen-temen gue tau kalo gue susah move-on? Itu karena janji palsu. Karena pas sekitar bulan Mei, pas ada Porak di sekolah gue. Gue bilang ke temen-temen di R-Bros "Woi, dengerin ya. Kalo kelas 8.5 juara porak, saya janji bakal move-on dari ****". Mungkin, ini adalah perjanjian terkonyol yang pernah kalian denger, lebih konyol dari perjanjian Linggarjati, karena perjanjian Linggarjati itu perjanjian serius *troll face!!*. Karena tahun lalu tim futsal 8.5 termasuk tim yang (ekhem) biasa aja. Jadi gue secara iseng mengucapkan kata yang penuh dengan kemunafikan. Dan ternyata bener aja, kelas 8.5 juara. Dan sesuai perjanjian R-Bros, gue diharuskan buat move-on. Yah, tapi apadaya rumput bergoyang UFO tak sampai (?), gue sampe sekarang belum bisa move-on dari ****. Kenapa? Karena gue gak tau mau move-on ke siapa, hati gue sudah terikat ke dia dan sepertinya stempel nama gue sudah permanen di hatinya dia #halah. Maka dari itu gue bisa dibilang pembuat janji palsu, Astagfirullah.

    Dan mungkin ada beberapa sebab lagi gue gak bisa move-on dari ****. Antara lain sebagai berikut :
    1. Gue susah move-on mungkin datang dari pengaruh lagunya The Script yang "The Man Who Can't Be Moved". Untuk kalian ketahui, lagu itu adalah lagu khusus untuk para jomblo yang susah move-on, kaya gue sama Ridwan. Lagu The Script ini dijadikan lagu jomblo nomor 1 se-Indonesia menurut Lembaga Susah Move-on Indonesia. Dan lagu ini berhasil mengalahkan lagu Secondhand Serenade - Never Too Late yang menempati urutan ke 5. Dan cuplikan lirik yang menurut gue paling dalem maknanya adalah "How can i move on, when i'm still in love with you". Dan kalo dalam Bahasa Indonesia itu artinya "Hidup Seperti Larry!!", eh bukan itu, tapi "Gimana gue bisa move-on, kalo gue masih cinta ama elu" itu bahasa gaulnya, kalo Bahasa Indonesia yang baik dan benar "Bagaimana aku bisa berpindah hati, jika aku masih mencintai kau". Yah, begitulah. Sebuah kalimat didalam sebuah lagu bisa mempengaruhi segalanya. *apasih*

    2. Faktor kedua yang mengakibatkan gue susah move-on adalah sebuah kalimat yang keluar dari (kecengan) gue sekarang, si ****. Apa yang dikatakannya? Coba tanyakan pada Guru pertahanan terhadap jomblo, yang ngajar di SMP Negeri Hogwarts London. Kalo dia gamau jawab, jangan dipaksa, bisa-bisa nanti elo bakal disihir jadi jomblo seumur hidup (Bahasa Ilmiah : Forever Alone) dengan mantra "Jomblonus Forevertum" (?). Yaudah deh gue kasitau aja, daripada kalian semua jadi forever alone dan hidup kalian berakhir dengan mengambang di laut. Oke, jadi si **** itu bilang ke gue dengan nada keras "Haykal jangan move-on!! Nanti aku gabisa ngutang pulsa!! Hehehe". Ya, itulah yang dia katakan, gue gak becanda. Emang, kalimat pertama terdegar indah, seolah dia menyuruh gue buat gak move-on biar fansnya gak berkurang. Tapi dengarkan baik-baik kalimat kedua, "Nanti aku gabisa ngutang pulsa". Gue juga bingung kenapa dia mengeluarkan kata yang begituan (walaupun itu fakta wuahahaha, tapi sekarang udah gak pernah). Dan mungkin sampe sekarang si Fawwaz masih inget kata-kata itu, bukan berarti Fawwaz suka sama gue ya (?). Tapi tetep aja, dia yang memerintah gue biar gausah move-on. Dan tanpa diperintah pun, gue gaakan move-on :)

    Dan karena janji palsu tadi, sampe sekarang gue dibilang mblo yang susah move-on, posisi gue disejajarkan sama Ridwan, Rezky dan Rudi. Setelah itu banyak juga temen gue yang nyemangatin gue biar move-on, tapi seperti yang Nadim bilang di pembukaan artikel ini, gue gabakal move-on karena belum mau, atau bahkan gamau. Dan 1 lagi, ini artikel khusus malam minggu Sabtu malam. Jadi, artikel ini hanya boleh dibaca para jomblo dan hanya bisa dibaca saat malam minggu Sabtu malam. Jika dibaca selain saat malam itu, Komputer kalian akan berubah menjadi Nokia 3310. 

    Waspadalah!! Waspadalah!!
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Sebenernya artikel ini adalah artikel sambungan dari artikel gue yang sebelumnya, yaitu Kenapa Gue Harus Baca Itu?. Kenapa harus lanjutan? Apakah saat gue membuat artikel tadi tiba-tiba otak gue pergi mencari rumput yang bergoyang Samba? Jadinya artikelnya kepotong di tengah. Tapi bukan itu alesan gue bikin lanjutannya. Sebenernya artikel lanjutan ini tokoh utamanya tetep si Engkoh alias Rezky. Makadari itu, kepada Rezky, harap baca artikel ini!! Dan jika kau tidak mengerti bahasanya, coba tanyakan kepada Ikan Hiu air tawar yang hidup di padang pasir. Insya Allah dia mengeri bahasa blog gue.

    Dan artikel ini juga gue buat karena si Rezky ternyata ngehapus artikelnya yang dibahas di artikel sebelumnya, About My Heart. Bisa kalian liat sendiri, artikelnya udah gak ada kan? Dan yang menjadi pertanyaan gue adalah, kenapa artikel itu dihapus?! Apakah dia menghapusnya karena dia takut (mantan) nya itu berubah menjadi manusia keong dan membuat Rezky nangis urin kaya tadi sore? Gue gak tau. Padahal menurut gue artikel itu keren banget, bahkan menurut Lembaga Survey Jomblo Indonesia, artikel About My Heart menempati urutan 1 artikel paling jomblo di Indonesia, peringkat kedua ditempati oleh artikel Dari Bangku Naik ke Hati. Tapi, kenapa Rezky tega banget ngehapus artikel itu? Kalo menurut khayalan gue, dia hapus artikel itu sama dengan orang yang membakar seluruh habitat rumput bergoyang.

    Mungkin, si Rezky ngehapus artikel ini karena..... ah, begitulah. Atau dia malu sama (mantan) nya takut ngebaca artikel itu dan nanti dia akan dikutuk menjadi jago silat seperti Chuck Norris, eh maaf salah. Mungkin dia ngehapus karena takut (mantan) nya baca dan dia akan malu seumur hidup. Gue juga gak tau, hanya Rezky, Tuhan dan rumput yang menari Samba yang mengetahuinya. Tapi, gara-gara Rezky menghapus itu, artikel gue, Dari Bangku Naik ke Hati secara resmi menjadi artikel paling jomblo no. 1 se-Indonesia. Yang penting, untuk Rezky : Tolong Jangan Hapus Artikel Itu!!
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Selamat datang di blog Hai Haykal ! yang merupakan pelopor tulisan tidak berguna sejak tahun 2011. Kami tidak bertanggung jawab atas gangguan mata, mual, muntah, kejang-kejang, dan ditinggal waktu lagi sayang-sayangnya setelah membaca blog ini.

    Tentang Aq

    HAYKAL SATRIA PANJERAINO
    Seorang mahasiswa tingkat akhir yang senang menulis hal yang tidak ada gunanya dan sedang memulai bisnis baju olahraga. Sering random, pelupa, dan suka marah kalo lagi laper.

    Yang Udah Nyasar

    Semua Tulisan

    • ▼  2018 (5)
      • ▼  Desember (1)
        • Memento Mori
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (3)
    • ►  2017 (11)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (3)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2016 (44)
      • ►  Desember (2)
      • ►  November (2)
      • ►  Oktober (2)
      • ►  September (1)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (30)
      • ►  April (3)
      • ►  Maret (1)
      • ►  Februari (1)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2015 (68)
      • ►  Oktober (2)
      • ►  September (5)
      • ►  Agustus (6)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (27)
      • ►  Mei (8)
      • ►  April (8)
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (7)
    • ►  2014 (36)
      • ►  Desember (2)
      • ►  November (1)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (8)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (3)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (4)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2013 (18)
      • ►  Desember (2)
      • ►  November (2)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juni (2)
      • ►  Mei (6)
      • ►  Februari (1)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2012 (46)
      • ►  Desember (1)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (4)
      • ►  September (2)
      • ►  Agustus (4)
      • ►  Juli (7)
      • ►  Juni (5)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (5)
      • ►  Maret (5)
      • ►  Februari (1)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2011 (7)
      • ►  November (2)
      • ►  September (5)

    Kategori

    Ada Ilmunya Bodoh Cerpen Diriqu Fiksi Gak Jelas Galau Iseng Jejersian Keperluan Lomba Kisah Nyata Lagi Bener Lagu Galau Masa Kuliah Masa SMA Masa SMP Pembodohan Random Review Buku Sehari-Hari Sepak Bola Tantangan Menulis Random - Februari Tantangan Menulis Random - Juni Temen-Temen Terlalu Jujur Tulisan Pendek

    Paling Rame

    • Galauan Lagu : Adhitya Sofyan - Blue Sky Collapse
    • Debat Pramuka, Dan Lain-Lain
    • Galauan Lagu : HiVi - Siapkah Kau 'Tuk Jatuh Cinta Lagi
    • Secuil Kisah Trilogi di SMA Taruna Bakti (Pendaftaran)
    • Cowok Sunda-Cewek Jawa
    • Karena Kita Adalah Sahabat Bagi Diri Sendiri
    • Akhir Yang Indah di Bulan Juni
    • Secuil Kisah Trilogi di SMA Taruna Bakti (Pengumuman)
    • Galauan Lagu Secondhand Serenade - Awake
    • Hari Pertama Pake Kacamata

    Sosmed Aq

    • Google Plus
    • LinkedIn
    • Facebook
    • Twitter
    • Ask FM
    • Instagram
    facebook Twitter instagram pinterest bloglovin google plus tumblr

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top