Haykal Satria Panjeraino. Diberdayakan oleh Blogger.

Hai Haykal !

    • Beranda
    • Tentang Aq
    • Kuliah
    • Bisnis
    • Keseharian
    • Romansa
    • Serius
    Coba baca cuplikan artikel berikut :
    "Orang tuh gampang aja bilang "Move On tuh gampang,berawal dari niat" Mereka SESAT!! Berkali-kali tlah ku coba,niat udah ada,bahkan sampai foto bareng cewe sambil ngerangkul demi melupakannya,tetep aja gak bisa move on ke orang lain. Dan Nadim paling kesel sama orang yang udah pamer di twitter "Akhirnya aku move on dari kamu" "Akhirnya aku bisa melupakanmu" Mereka BOHONG!!! Mereka tuh cuma pengen nunjukin ke mantan-mantannya,dan mereka kira dengan begitu mantan mereka akan bermohon-mohon kepada mereka,agar mereka gak jadi move on dari mantan-mantan mereka,mengerti mereka? Kenyataannya enggak. Kebanyakan orang,begitu tau mantannya move on,mereka bersyukur ( tapi tidak dengan saya ) "syukur lo move on,jadi gak ganggu hidup gue lagi".Mereka juga yang KATANYA udah move on,sombong banget. Ngapain coba ngepost di twitter,move on mah move on aja kali. Mereka tuh gak ngerti kita-kita yang belum move on, KITA JUGA MENCOBA MOVE ON!!! Tidak bertoleransi dalam bermove-on ria. Jadi para pemirsa, jujur saja saya belum bisa move on,dan mungkin gabakal karena saya belum mau."

    Ya, ini adalah cuplikan dari artikel temen gue, Nadim di sebuah artikel di blognya. Dan, gue setuju banget sama dia!! Apalagi di kalimat "Move-on tuh gampang, berawal dari niat". Yah, betul sih. Tapi kalo niatnya gak mau move-on gimana dong? Masa kita disuruh move-on ke majikan elang yang bernama Saepul yang main film Tutur Tinular episode khusus Tokyo Miaw-miaw? Kan gabisa gitu dong!! Jangan protes lo semua!! Emang gue berani sama lo, gue takut tau!! *ampun bang....*

    Maaf kalo gue ngomong rada gak jelas, gue udah semakin jarang nge-blog, dan itu yang menyebabkan otak gue gak keasah. Dan beberapa bulan lalu gue mencoba terapi asah otak dengan pohon cengek, dan ternyata otak gue sekarang menjadi setengah hijau setengah merah, what the....

    Tuhkan ngelantur lagi. Oke, balik lagi ke masalah. Oke, menurut penelitian gue, 10 dari 10 remaja Indonesia mempunyai masalah dalam hal move-on. Dan mungkin kalian pengen tau apa sih yang ngebuat remaja Indonesia itu susah move-on? Dan menurut penelitian Lembaga Jomblo Indonesia (Disingkat NGENES), faktor yang membuat para jomblo susah move-on adalah TIDAK TAU MAU MOVE-ON KE SIAPA. Sengaja gue tulis make huruf gede supaya para cewe jomblo berkata dalam hati "Bener juga ya kata si Haykal. Selama ini gue gak bisa move-on karena gue gak tau mau move-on ke siapa. Pinter banget ya Haykal ini, aku move-on ke Haykal aja ahh...." dan setelah itu, gue akan jadi incaran para polisi kehutanan cewe jomblo, dan tetep aja gue susah move-on. Lalu kisah cinta gue berakhir dengan mengalir ke tanah yang bisa menampung curahan hati sampai tidak terbatas (lho kok jadi ke arus listrik ya?).

    Ya, dan itu juga yang menjadi masalah gue kesusahan untuk move-on dari ****. Dan kenapa temen-temen gue tau kalo gue susah move-on? Itu karena janji palsu. Karena pas sekitar bulan Mei, pas ada Porak di sekolah gue. Gue bilang ke temen-temen di R-Bros "Woi, dengerin ya. Kalo kelas 8.5 juara porak, saya janji bakal move-on dari ****". Mungkin, ini adalah perjanjian terkonyol yang pernah kalian denger, lebih konyol dari perjanjian Linggarjati, karena perjanjian Linggarjati itu perjanjian serius *troll face!!*. Karena tahun lalu tim futsal 8.5 termasuk tim yang (ekhem) biasa aja. Jadi gue secara iseng mengucapkan kata yang penuh dengan kemunafikan. Dan ternyata bener aja, kelas 8.5 juara. Dan sesuai perjanjian R-Bros, gue diharuskan buat move-on. Yah, tapi apadaya rumput bergoyang UFO tak sampai (?), gue sampe sekarang belum bisa move-on dari ****. Kenapa? Karena gue gak tau mau move-on ke siapa, hati gue sudah terikat ke dia dan sepertinya stempel nama gue sudah permanen di hatinya dia #halah. Maka dari itu gue bisa dibilang pembuat janji palsu, Astagfirullah.

    Dan mungkin ada beberapa sebab lagi gue gak bisa move-on dari ****. Antara lain sebagai berikut :
    1. Gue susah move-on mungkin datang dari pengaruh lagunya The Script yang "The Man Who Can't Be Moved". Untuk kalian ketahui, lagu itu adalah lagu khusus untuk para jomblo yang susah move-on, kaya gue sama Ridwan. Lagu The Script ini dijadikan lagu jomblo nomor 1 se-Indonesia menurut Lembaga Susah Move-on Indonesia. Dan lagu ini berhasil mengalahkan lagu Secondhand Serenade - Never Too Late yang menempati urutan ke 5. Dan cuplikan lirik yang menurut gue paling dalem maknanya adalah "How can i move on, when i'm still in love with you". Dan kalo dalam Bahasa Indonesia itu artinya "Hidup Seperti Larry!!", eh bukan itu, tapi "Gimana gue bisa move-on, kalo gue masih cinta ama elu" itu bahasa gaulnya, kalo Bahasa Indonesia yang baik dan benar "Bagaimana aku bisa berpindah hati, jika aku masih mencintai kau". Yah, begitulah. Sebuah kalimat didalam sebuah lagu bisa mempengaruhi segalanya. *apasih*

    2. Faktor kedua yang mengakibatkan gue susah move-on adalah sebuah kalimat yang keluar dari (kecengan) gue sekarang, si ****. Apa yang dikatakannya? Coba tanyakan pada Guru pertahanan terhadap jomblo, yang ngajar di SMP Negeri Hogwarts London. Kalo dia gamau jawab, jangan dipaksa, bisa-bisa nanti elo bakal disihir jadi jomblo seumur hidup (Bahasa Ilmiah : Forever Alone) dengan mantra "Jomblonus Forevertum" (?). Yaudah deh gue kasitau aja, daripada kalian semua jadi forever alone dan hidup kalian berakhir dengan mengambang di laut. Oke, jadi si **** itu bilang ke gue dengan nada keras "Haykal jangan move-on!! Nanti aku gabisa ngutang pulsa!! Hehehe". Ya, itulah yang dia katakan, gue gak becanda. Emang, kalimat pertama terdegar indah, seolah dia menyuruh gue buat gak move-on biar fansnya gak berkurang. Tapi dengarkan baik-baik kalimat kedua, "Nanti aku gabisa ngutang pulsa". Gue juga bingung kenapa dia mengeluarkan kata yang begituan (walaupun itu fakta wuahahaha, tapi sekarang udah gak pernah). Dan mungkin sampe sekarang si Fawwaz masih inget kata-kata itu, bukan berarti Fawwaz suka sama gue ya (?). Tapi tetep aja, dia yang memerintah gue biar gausah move-on. Dan tanpa diperintah pun, gue gaakan move-on :)

    Dan karena janji palsu tadi, sampe sekarang gue dibilang mblo yang susah move-on, posisi gue disejajarkan sama Ridwan, Rezky dan Rudi. Setelah itu banyak juga temen gue yang nyemangatin gue biar move-on, tapi seperti yang Nadim bilang di pembukaan artikel ini, gue gabakal move-on karena belum mau, atau bahkan gamau. Dan 1 lagi, ini artikel khusus malam minggu Sabtu malam. Jadi, artikel ini hanya boleh dibaca para jomblo dan hanya bisa dibaca saat malam minggu Sabtu malam. Jika dibaca selain saat malam itu, Komputer kalian akan berubah menjadi Nokia 3310. 

    Waspadalah!! Waspadalah!!
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Sebenernya artikel ini adalah artikel sambungan dari artikel gue yang sebelumnya, yaitu Kenapa Gue Harus Baca Itu?. Kenapa harus lanjutan? Apakah saat gue membuat artikel tadi tiba-tiba otak gue pergi mencari rumput yang bergoyang Samba? Jadinya artikelnya kepotong di tengah. Tapi bukan itu alesan gue bikin lanjutannya. Sebenernya artikel lanjutan ini tokoh utamanya tetep si Engkoh alias Rezky. Makadari itu, kepada Rezky, harap baca artikel ini!! Dan jika kau tidak mengerti bahasanya, coba tanyakan kepada Ikan Hiu air tawar yang hidup di padang pasir. Insya Allah dia mengeri bahasa blog gue.

    Dan artikel ini juga gue buat karena si Rezky ternyata ngehapus artikelnya yang dibahas di artikel sebelumnya, About My Heart. Bisa kalian liat sendiri, artikelnya udah gak ada kan? Dan yang menjadi pertanyaan gue adalah, kenapa artikel itu dihapus?! Apakah dia menghapusnya karena dia takut (mantan) nya itu berubah menjadi manusia keong dan membuat Rezky nangis urin kaya tadi sore? Gue gak tau. Padahal menurut gue artikel itu keren banget, bahkan menurut Lembaga Survey Jomblo Indonesia, artikel About My Heart menempati urutan 1 artikel paling jomblo di Indonesia, peringkat kedua ditempati oleh artikel Dari Bangku Naik ke Hati. Tapi, kenapa Rezky tega banget ngehapus artikel itu? Kalo menurut khayalan gue, dia hapus artikel itu sama dengan orang yang membakar seluruh habitat rumput bergoyang.

    Mungkin, si Rezky ngehapus artikel ini karena..... ah, begitulah. Atau dia malu sama (mantan) nya takut ngebaca artikel itu dan nanti dia akan dikutuk menjadi jago silat seperti Chuck Norris, eh maaf salah. Mungkin dia ngehapus karena takut (mantan) nya baca dan dia akan malu seumur hidup. Gue juga gak tau, hanya Rezky, Tuhan dan rumput yang menari Samba yang mengetahuinya. Tapi, gara-gara Rezky menghapus itu, artikel gue, Dari Bangku Naik ke Hati secara resmi menjadi artikel paling jomblo no. 1 se-Indonesia. Yang penting, untuk Rezky : Tolong Jangan Hapus Artikel Itu!!
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Theme Song UEFA Champions League

    Liga Champion mulai lagi woi!! Mulai lagi!! Setelah kita liat Chelsea akhirnya berhasil mengangkat Piala Champion untuk pertama kalinya. Sekarang akhirnya kita harus liat lagi dari awal, ya, itulah siklusnya, juara-musim baru-nonton dari awal. Rada gak nyambung? Emang, soalnya gue udah lama gak nulis artikel huehehe. Oke, di UCL ini tim unggulan gak Cuma itu-itu lagi. Sekarang tim unggulan bukan Cuma Barcelona, Madrid, Manchester United, Bayern Munchen, Chelsea, AC Milan dll. Musim ini di UCL ada beberapa klub yang jadi unggulan baru. Ya kaya PSG (ingat, PSG berbeda dengan SPG), Juventus, Malaga CF (ingat sekali lagi, Malaga beda dengan Balaga atau songong dalam Bahasa Sunda), Manchester City, Dortmund, Arsenal dan bahkan klub yang asing di telinga kita, Montpeiller Herault.
    Tapi, ada juga klub yang sebenarnya bukan unggulan (menurut gue) tapi mereka itu unggulan (menurut gue juga). Lha, jadinya gimana dong? Ya mereka itu unggulan tapi bukan unggulan. Klub yang gue maksud adalah semisal FC Porto, Benfica, Zenit St. Petersburg dll. Kenapa gue bilang klub tadi itu unggulan tapi bukan unggulan? Karena mereka udah sering jadi unggulan, tapi mereka juga bukan unggulan banget lah. Ngerti gak? Gue aja gak ngerti -___-
    Gue heran ya, kenapa sih di UCL itu ada pembedaan klub unggulan dan klub tidak unggulan? Ini namanya diskriminasi dong. Masa aja misalnya klub asal Ukraina, Rusia, Denmark atau klub asal Eropa Timur udah susah-susah jadi juara liga atau masuk babak play-off Cuman buat main di UCL. Eh pas main di UCL mereka malah gak dijadiin unggulan, kan sakit hati. Bayangin perasaan mereka saat misalnya di babak play-off UCL klub tsb berhasil masuk UCL untuk pertama kalinya. Para pemain udah seneng dan berpikir ”Woii, barudak. Urang asup UCL euy!! Pokona mah klub urang pang alusna lah!! Ahirna urang maen di UCL euy, siga lagu The Script heueuh, Por the Pirst Time!!” begitulah teriakan mereka (tentu tidak memakai bahasa Sunda). Dan saat main di UCL, terutama lawan klub unggulan, mereka disebut di seluruh dunia ”bukan unggulan”. Dan saat mendengar kata itu dari seluruh orang di dunia. Mungkin mereka akan berteriak ”Ah urang mah, geus hese-hese asup ka UCL teh. Ai pas maen na mah klub urang teh dibeja klub goreng patut. Hayu barudak, urang pundung sararea, teu kudu maen di UCL deui. Pikasebeleun!!” tentunya, gak pake bahasa Sunda ya. Yah, begitulah. Tapi intinya, jangan anggap remeh klub bukan unggulan, karena mungkin aja mereka bisa jadi juara di UCL *sok bijak*.
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Hai semuanya!! Ketemu lagi sama si (Mantan) Ketua Kelas 88 yang selalu galau ceria ini. Tau gak? Kali ini gue ikut lomba bro!! Woy, ikut lomba bro!! Bukan ikut lumba-lumba sebagai bola buat atraksi lumba-lumba di Sea World.

    Yap, tahun ini, untuk yang ke 999 2 kalinya. Gue mengikuti lomba fotografi untuk anak atau remaja (bukan om-om) tingkat Nasional. Nama lombanya adalah IPC For Kids 2012. Apa itu IPC For Kids 2012 ? IPC itu sendiri adalah singkatan dari International Photography Contest For Kids 2012 yang diselenggarakan oleh National Geographic Kids. Ini adalah suatu kontes memasak fotografi khusus untuk anak 14 tahun kebawah. Di kontes ini kita bisa mengirimkan foto terbaik kita yang bisa dikategorikan ke 4 kategori, yaitu kategori Pemandangan (Scenery), Manusia (Human), Jenaka (Humor) dan Hewan (Animals). Biar simpe, foto bisa dikirim lewat http://digitalmedia-apps.com/ipc2012/ atau fotonya bisa kirim via e-mail ke ipc2012@gramedia-majalah.com buat cara simple nya. Untuk ketentuan lomba bisa diliat di situs tadi atau di majalah NatGeo Kids Indonesia edisi Agustus, September atau Oktober 2012. Tapi gue bakal kasih foto yang ada di majalah NetGeo Kids Indonesia di 3 edisi tadi, ini dia:

    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Peringatan!! Tidak Dianjurkan Bagi para Pembohong dan Bagi yang Mempunyai Penyakit Susah Move-on. Tidak dianjurkan membaca artikel ini. Karena artikel ini mengandung anak tingkat kejujuran di atas rata-rata. Terima kasih

    Ya, artikel ini emang mengandung isi yang super jujur, lebih jujur dari para pembohong yang bilang ke polisi kalo dia melubangi kaca dengan seekor kepiting. Oke, artikel ini berisi tentang proses gue suka sama kecengan gue sekarang. Gue ngeceng dia udah 1 tahun 3 bulan. Jadi bukan 2 tahun kaya yang Fawwaz bilang di peristiwa pembajakan Sms paling gak berkepri-sms-an sepanjang sejarah dan kata Billy yang bilang gue udah suka sama dia sejak 3 tahun yang lalu, kampret. Tapi, omong-omong. Kenapa ya gue nulis artikel ini? Asal lo tau aja, nulis artikel kaya gini tuh butuh keberanian tinggi. Kaya keberanian kita nanjak Gn. Everest, keberanian kita menjelajahi Sungai Nil dengan berenang, dan keberanian untuk naik Istana Boneka di Dufan sendirian *alah lebay ah*.
    Bukan sekolah gue kok
    Asal lo tau aja, efek samping nulis artikel ini ada banyak, diantaranya: diciee-cieein oleh anak seluruh kelas (terutama yang jomblo), dan yang lain lo pikir aja sendiri heheh *buntu ide*. Tapi, yang jelas gue punya alasan dong buat nulis artikel ini. Nah, sekarang gue bisa ketawa jahat sama kalian karena biasanya kan kalian suka bilang gini “Akh si Haykal mah nyari alasan biar bisa ketemu sama badut ancol aja susah, apalagi alasan buat bikin artikel ini.” Sekarang, gue punya alasannya nih!! Huahahahaah *ketawa jahat bagaikan luwak digencet lumba-lumba*. Gue nulis artikel ini karena si Rezky, tapi bukan karena gue suka sama si Rezky. Kalo homo juga gue pilih-pilih, gue gak mau homo sama laki-laki (Lha gimana dong jadinya?). Gue nulis artikel ini karena si Rezky di blog-nya juga nulis artikel serupa. Dan artikel di blog Rezky tersebut merupakan tantangan dari gue. Gue mencoba membalas dengan nulis artikel ini. Huahahahah *ketawa badut jahat yang ada di Winnie the Pooh*. Ehem, gue pertama kali suka sama kecengan gue itu melalui 2 proses, dan semuanya saat ada pelajaran di kelas gue. Dan gue juga gak tau pengen ngapain. Jadi, langsung aja ya. Rezky Sangga, baca ini!!:

    Pelajaran Matematika
    Gue lupa kapan, tapi yang jelas hari itu ada pelajaran Matematika di kelas gue, 78. Dan hari itu kami harus menjawab soal yang diberikan Pak Asep (Guru Matematik kelas gue) beberapa hari lalu...di papan tulis depan kelas. Dan berhubung gue adalah Milanisti setia, akhirnya gue ngacung buat menjawab soal ke depan *mulai gak nyambung. Dan, kecengan gue pun ngacung. Gue dan dia menjawab soal terakhir di kelas, dan ternyata, spidol kami berdua habis!! Spidol nya abis broh!! Gue dan dia pun diem di depan kelas sambil nungguin orang yang ngisi ulang spidolnya di TU. Dan tanpa disangka, teriakan ”Ciee” pertama itupun berkumandang bagaikan paduan suara sekelompok Malaikat *alah lebay*. Karena gue dulu belum suka sama dia, jadinya gue hanya heran dan bengong aja, lalu tiba-tiba muntah darah. Oh enggak ya?

    Setelah pelajaran Matematika abis, gue pun salaman ke Pak Asep. Dan saat gue salaman, Pak Asep senyum sambil bilang ke gue ”Yara...”, gue pun hanya bengong karena saat itu gue belum suka sama dia.

    Pelajaran PLH
    Kamis, 26 Mei 2011. Tepat saat ulang tahun Bapak gue. Dan hari itu Bu Siti (Guru PLH kelas gue) gak bisa ngajar dan nyuruh siswa sekelas buat nulis catatan yang ditulis dipapan tulis. Suanasa kelas begitu hening, saking heningnya, semua siswa pada gak sadar kalo gue abis terbang naik elang keliling kelas. Karena gue males nulis di lantai kaya yang lain (Nulis nya di buku tapi tempatnya di lantai gituu) gue nyari tempat duduk random (acak) yang kosong. Beberapa saat setelah duduk disitu, si Yara menghampiri gue dan bilang ”Aku duduk disini ya?” Karena gue adalah anak baik hati yang suka ngejar layangan putus sampe ke Paris, gue pun bilang ”Iya sok aja”. Tapi tanpa surat pemberitahuan terlebih dahulu si Adit datang dan berkata layaknya seorang pembunuh ayam ”Yara awas ih kan aku tadi duduk sama Haykal!!”. Lalu, Yara pergi dan akhirnya nulis di lantai, miris emang.

    Beberapa menit kemudian, gue pindah bangku lagi. Kali ini ke bangkunya Yara. Tapi karena Yara lagi nulis dilantai, malah Aninda (Temen sebangku Yara) yang datang. Beberapa menit kemudian, gue pindah lagi, kali ini sama Fawwaz. Dan Yara pun pergi ke bangku nya, dan disana ada Adit. Alhasil Adit duduk sama Yara. Dan kayanya di Fawwaz masih keinget pas cerita pelajaran Matematika. Jadi Fawwaz bilang dengan kerasnya ”Adit awas kamu teh jangan duduk sama Yara, nanti Haykal cemburu hhehe”. Karena dulu gue belum suka sama dia, jadi gue bilang ke Fawwaz ”Naon ai Fawwaz!!”. Dan beberapa saat kemudian gue pindah tempat duduk lagi, kali ini ke bangkunya Yara untuk ke 2 kalinya, tapi kali ini gue duduk sama Yara (lagi).

    Tapi gak tau kenapa, sejak saat itu gue jadi punya perasaan ke dia. Dan sejak saat itu kita ber 4 (Gue, Billy, Aninda sama Yara) jadi makin akrab karena Aninda dan Yara duduk dibelakang Gue dan Billy. Sejak saat itu, gue dikatakan berhasil move-on dari temen SD gue. Dan siapa yang sangka, 1 tahun 3 bulan kemudian atau seterusnya gue jadi susah move-on dari dia. Kampret. Begitulah, begitu banyak bagian yang mengerikan.
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Anak gaul, anak gahol, budak gaol, barudak gahol atau apapun itu sebutannya bagi elo semua. Yang penting, minum extra joss!! Oh maaf jadi ngelantur. Yang penting, anak gaul. Tapi, kenapa ya gue nulis artikel ini?! Kenapa Ya Tuhan?!! Kenapa?!! Tuhan, ambil akuhhh!! *mati tragis, dalam keadaan jomblo*.

    Oiya, gue bikin artikel ini karena….gue gak tau harus bikin artikel apa lagi. Yaps, benar, gak tau harus bikin artikel apa lagi alias buntu ide. Gue gak tau siluman platypus mana lagi yang merasuki pikiran gue sehingga gue buntu ide. Pokoknya ada 2 kesimpulan : Anak gahol, dan, buntu ide. Yah, beginilah hidup, begitu banyak bagian yang mengerikan *apasih*.

    Okay, gue juga pusing harus ngetik apa lagi. Di artikel kali ini gue mau ngejelasin tentang virus anak gahol (masih sejenis dengan virus galau, tapi berbeda dengan virus alay) yang sekarang lagi berkeliaran secara bebas diluar sana. Virus ini kebanyakan menghampiri anak remaja yang terlalu banyak punya mantan #uhuk, galau, lalu membangun museum mantan Indonesia, dan showeran karena menonton sinetron laga Indosiar. Bahkan lebih parah, mereka showeran karena terlalu sering menonton Dora the Explorer sambil foto-foto make kamera LDR (Eeh, SLR ya? Maaf, gue bukan anak gahol. Mohon maklumi *alesan maksa*). Yah, sekarang virus anak gaul udah mulai merajalela. Mereka terlalu sering berkeliaran di mall, alias sudah banyak korban mereka yang menjadi jamaah mall.

    Tapi, apakah fenomena virus anak gahol yang merajalela ini hanya mau hinggap di tubuh anak remaja? Yah, mungkin itu dulu, saat para cowok menyatakan cinta ke cewek yang ia sukai lewat surat yang dikirim oleh kucing atau burung merpati pos. Tapi, kalo sekarang nyatain cinta bisa lewat media beragam, bisa lewat SMS, WhatsApp atau yang lebih parah lewat DM di Twitter kaya temen gue. Dan itu artinya…..janganlah galau karena menonton sinetron laga. Oh enggak ya? Aduh maaf, biasa factor belum makan karena puasa, jadi pikiran gue ngawur kemana-mana (lha biasanya juga kan ngawur ya?). Oke, balik lagi. Dan itu artinya….virus anak gaul udah berevolusi, yang dulu asalnya hanya mau hinggap di tubuh anak remaja. Sekarang mereka berani hinggap di tubuh om-om dan tante-tante. Atau lebih parah, ke tubuh anak kecil. Apakah itu benar? Ya, itu benar. Gue bisa buktikan sekarang!! (kok gue kaya pesulap yang terlalu sering nonton drama galau Korea ya?).

    Tapi, beneran. Virus anak gaul udah ber-evolusi. Mereka udah bisa hinggap di tubuh om-om atau tante-tante dan anak kecil. Tubuh mereka udah gak kebal lagi terhadap virus ini. Dan penyebab utama tubuh mereka tidak kebal lagi terhadap virus ini adalah....sinetron laga Indosiar. Eeh salah lagi ya? Oh maaf, wajar belum makan hehehe *alesan maksa (lagi)*. Yah, mereka tidak kebal terhadap virus ini karena gadget, dibaca gejet, bukan gad get, bukan juga geget. Dan karena ini juga korban remaja dari virus ini juga bertambah banyak. Yang kalo dulu Cuma beberapa remaja yang terserang virus ini. Sekarang, remaja yang terserang virus ini udah kaya sel di tubuh kita bro, banyak bener. Mungkin, kalo mereka semua disatukan dan membentuk sebuah negara. Mungkin negara ini akan menempati nomor 1 dalam hal jumlah penduduk. Galau-showeran-udah.

    Tapi, bener kan gadget yang menyebabkan semua ini?! Bener kan?!! Jawab gue?!! *gak nyante*. Ya, bener. Kalian juga mungkin berpikir ”Wah, bener nih kata Pandji Pragiwaksono KW 141 ini. Selama ini virus anak gahol ada di tubuh gue. Dan itu semua gara-gara gadget. Oh Haykal!! Terima kasih, aku doakan kau susah move-on karena sudah membuat artikel ini!! Geronimooo!!” (loh kok mau loncat ya? Dan 1 lagi, gue emang susah move-on. Kampret lo yang bikin artikel ini. Tapi, kan gue yang bikin artikel ini ya? Lupa hehehe). Dan mungkin untuk yang suka sekali sama virus anak gahol alias gaholers viruses fanatik, setelah membaca artikel ini, mereka akan berpikir “Ah kampret lo kal!! Lo membocorkan semua rahasia anak gahol internasional!! Gue doain lo bisa move-on kal!! Mampus lo!!” Tidakkkk!! Gue gak bisa move-on dan gue gamau untuk move-on!! Kampret lo yang mikirin kaya gini!! (kok jadi segmen curhat ya?! Biarin ah, ini kan blog gue).

    Oke, kembali lagi ke topic. Gadget yang menyebabkan semua ini. Dan itu 99% sepenuhnya benar. Dan 14% sisanya tidak benar. Tapi, tunggu dulu, emang 99+14 sama dengan 100 ya *bingung-minum bensin-galau-showeran-udah*. Dan, kenapa gue bisa segampang dan semudah itu bilang kalo gadget adalah penyebab utama dari semua ini? Yak arena, udah terlalu banyak bukti di dunia ini. Dan aku sudah sering melihatnya *apaan sih?*. Iya, gue udah terlalu sering liat anak gahol #ekhem. Itu karena gue tinggal di Bandung, terlalu banyak anak gahol disini, selain di Jakarta. Kalo di Bandung, menurut gue anak gahol remaja sama anak gahol om-om dan anak kecil itu beda tempat. Buat lo yang tinggal di Bandung, lo pasti ngerti. Dan untuk yang tinggal diluar kota Bandung, cepat pakai sepatumu dan berhenti menjilati foto itu.
    BIP alias Bandung Indah Plaza
    Kalo gue liat, di Bandung itu anak gahol remaja lebih banyak menjadi jamaah mall di BIP atau Bandung Indah Plaza. Mungkin disini adalah pusatnya anak gahol remaja. Karena pas gue kesana, gue ngeliat banyak banget anak gahol remaja yang dateng kesini. Entah mau beli sesuatu agar lebih terlihat gaul, seperti sepeda lipat (?_?), atau mereka hanya sekedar liat-liat aja, biar bisa keliatan gaul. Gue gak tau, karena gue bukan anak gaul BIP. Gue bukan anak gaul BIP karena rumah gue lumayan jauh dari BIP. Jadi, gue rada males kesananya. Lebih tepatnya, ekhem, males karena gapunya duit *siapin muka memelas*. Karena itulah gue gak tau banyak tentang anak gahol remaja di BIP, tapi gue tau dari temen-temen gue yang suka kesana. Dan ternyata benar, BIP itu pusatnya anak gahol remaja di Bandung.

    Nah, kalo ini beda lagi. Ini adalah tempat dimana virus anak gahol yang spesialis di bidang om-om, tante-tante dan anak kecil tinggal. Ya, tempat itu adalah BSM atau Bandung Super Mall. Yang sekarang udah ganti nama jadi TSM (Trans Studio Mall) mereka berganti nama karena sesuai dengan tempat bermain yang super besar dan mereka akui sebagai wahana indoor terbesar di Bandung. Eeh, di dunia, tempat itu adalah Dufan, eeh maaf, maksudnya Trans Studio Bandung. Yah, begitulah. Tapi, kenapa gue bisa bilang tempat ini adalah tempat untuk anak gahol dari kalangan om-om tante-tante dan anak kecil? Ya karena TSM ini ada banyak banget anak gahol kalangan om-om tante-tante dan anak kecil? Dan gue bisa bilang mereka itu kalangan menengah ke atas. Kenapa? Karena, buat yang belum pernah ke TSM, gue jelasin.
    BSM alias Bandung Super Mall
    Di mall ini, pemandangan anak kecil lagi mainin iPad dan anak kecil lagi BBM-an itu hal biasa. Beneran, di TSM banyak banget anak kecil lagi mainin iPad, PSP dan apapun itulah. Dan di TSM ini gue juga suka ngeliat om-om atau tante-tante yang lagi mainin iPad, iPhone dan bajunya aneh-aneh. Gue bahkan belum lama ini ngeliat di Metro TSM (Semacam Sogo gitu, kalo di Mall PVJ mah) ada laki-laki yang datang kesana cuman make kaos dalem bergambar. Yoii bro!! Dia cuman make kaos kutang doang, mirip baju basket lah. Dan untungnya dia cowo. Yah, itulah TSM, begitu banyak bagian yang keren, dan mengerikan. Tapi, kayanya nih ya. Orang yang dateng ke TSM itu kebanyakan orang Jakarta. Tapi itu kalo lagi weekend doang, kalo hari biasa mah, mungkin orang Bandung yang datang (ya iyalah, masa orang Madinah yang datang. Tapi, ada aja kali orang Madinah yang datang ke TSM), tapi yang jelas, mereka itu kaum menengah ke atas dan orang kaya. Tapi, kenapa gue tau semua itu? Ya, karena gue anak gaul TSM!! Begitulah temen gue menyebutnya. Gue menjadi anak gahol TSM bersama Adit dan Acong (Adi). Tapi kenapa gue bisa dibilang anak gahol TSM?? Karena rumah gue, Adit dan Acong itu deket TSM!! Makanya gue tau sifat orang yang suka dateng ke TSM, bahkan, gue kenal sama orang yang dulu kerja di Vega (dulu di TSM ada Vega, tempat buat beli kaset PS dan game lainnya gituh. Tapi sekarang Vega udah gak ada) dan gue juga kenal sama mbak-mbak yang jagain wahana Jelajah di Trans Studio, karena pas kesana. Gue naik wahana Jelajah sampe 4x, saking sepinya dulu *ini bukan segmen curhat!! Inget lo semua*.

    Oiya gue lupa. Tapi bagaimana nasib anak gahol remaja yang ada di TSM?? Apakah jika remaja yang sudah kena virus anak gahol datang ke TSM mereka akan diburu make bambu runcing dan dijadikan perkedel tahu siap haj? Engga gitu juga kok, kadang ada juga anak gahol remaja yang datang ke TSM. Dan mereka jarang yang ke TSM make baju seragam sekolah, tapi ya ada aja sesekali mah. Dan gue juga salah 1 anak gahol remaja yang suka dateng ke TSM, karena rumah gue deket!! *gak nyante*.Biasanya anak gahol remaja yang dateng ke TSM akan mampir ke 2 tempat ini (perkiraan ini juga) yaitu Gramedia dan Jco. Dan kalo lagi ada acara buka puasa bersama yang lagi merajalela pas bulan Ramadhan kaya gini, mereka paling bukbernya di AW, Studio Chicks atau Wendy’s yang baru buka di TSM. Jarang banget, bahkan gak pernah gue liat di TSM ada anak gahol remaja yang bukber di Sushi Tei, Suis Butcher, The Duck King dan disekitar foodcourt Straits Kicthens. Kalo di BIP, bukber di foodcourt nya mungkin masih banyak diminati anak gahol remaja yang dateng kesana karena murah, mungkin.

    Dan jelas, antara anak gahol BIP sama anak gahol TSM itu ada bedanya. Lha bedanya apa aja kal? Ini dia beberapa diantaranya :
    1. Di TSM, banyak anak kecil mainin iPad. Sementara di BIP kaga ada, karena kurang lucu aja kalo iPad dipake buat popotoan *wajar, orang Sunda, kebiasaan make huruf P*
    2. Di BIP, biasanya anak gahol remaja bukber nya di foodcourtnya. Sementara di TSM jarang ada anak gahol remaja yang bukber di foodcourtnya
    3. Di BIP sangat sulit menemukan pemandangan anak kecil lagi mainin iPad sambil BBM-an. Sementara di TSM hal itu sudah seperti budaya #uhuk
    4. Di BIP banyak toko yang mungkin diperuntukkan untuk anak gahol remaja, seperti Timezone (yah ini sih buat anak kecil .__.) dan toko lain yang menjual berbagai barang hiasan yang cukup gaul. Seperti hiasan meja Naruto atau apapun itu sebutannya
    5. Sementara toko di TSM lebih banyak menjual barang untuk om-om dan tante-tante. Seperti Guess, Versace Jeans, Payless Shoes, Elle dll. Dan tempat yang diperuntukkan bagi anak gahol remaja paling Gramedia, J.co, Adidas, Nike, Reebok, Puma dan Trans Studio Merchandise Shop. Ya, kalo gasalah itu nama toko oleh-oleh Trans Studio.
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Ekhem, sebenernya gue rada telat juga sih nge-post artikel ini. Lha gue baru nge-post artikel ini pas 1 hari sebelum Penutupan Olimpiade. Yahh, begitulah hidup, begitu banyak bagian yang mengerikan *mulai ngaco. Oke, di artikel kali ini gue bakal jelasin Olahraga apa aja yang sebenarnya harus dipertandingkan di Olimpiade mendatang. Walaupun aneh, tapi lo semua jangan protes ya!! :P
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    1. Orang bodoh susah dapet kerja, akhirnya ia membuka usaha. Agar bisnisnya berhasil, tentulah ia harus merekrut orang pintar. Walhasil, bos nya orang pintar adalah orang bodoh,
    2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan. Maka orang bodoh merekrut orang pintar yang jarang melakukan kesalahan untuk memperbaiki kesalahannya. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
    3. Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah agar mudah mencari kerja. Orang bodoh berpikir bagaimana mendapatkan uang secepatnya untuk membayari proposal yang diajukan oleh orang pintar.
    4. Orang bodoh tidak bisa membuat teks saat akan pidato. Maka disuruhlah orang pintar untuk membuat teks pidato tersebut.

    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Buat Rezky Sangga: Baca artikel ini, kalo engga juga gapapa sih hehehe

    Oke, kenapa gue harus baca?! Kenapa ki?! Kenapa gue harus membaca artikel mu yang berjudul About My Heart itu?! Kenapa?! Ya Tuhan, ambil akuhh!! *mati karena terlalu banyak produksi busa dari mulut*. Ekhem, gue rada gak nyante nih. Gimana gak nyante, masa gue disuruh baca artikel si Rezky yang judulnya About My Heart. Dan di artikel itu, gue diharuskan membaca nya. Padahal artikel itu menjelaskan tentang bagaimana dia bisa suka sama kecengannya sekarang. Lha kok malah gue yang disuruh baca? Apakah selama ini gue dianggap sebagai perwujudan kecengan Rezky? Gue juga gak tau.

    Dan si Rezky ini membuat artikel tersebut karena 2 hal. Yaitu:
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Uhuk, hari ini Senin 7 Mei 2012 gue bisa dikatakan berhasil melakukan modus dengan cara ketidaksengajaan. Lha, kenapa dikatakan ketidaksengajaan kal? Ya, karena gue berhasil melakukan modus karena factor tempat duduk. Ya tempat duduk, bukan tempat mandi, bukan tempat dimana burung hantu bernyanyi (emang burung hantu bisa nyanyi?) bukan juga tempat The Muppets tampil. Tapi, tempat duduk.

    Ekhem, gini nih. Hari itu, ternyata ada kabar kutu kumpret yang datang ke kelas. Bahwa hari itu bakal diadakan ULANGAN HARIAN BAHASA SUNDA *jeng jeng jeng jeng* *nari tor-tor di atas meja guru sampe keluar busa dari mulut* (suasana di tempat angker yang mempunyai fasilitas tempat spa khusus ikan koi dan arena mandi bola) Ya, hari itu ada ulangan Bahasa Sunda, dan otomatis sekelas pun panic. Padahal pengumuman ulangan ini sebenarnya udah diumukan dari Seminggu yang lalu, heheh parah ya kelas gue? Siapa dulu dong Ketua Kelas nya *berpose ala kadal dimakan lumba-lumba*.

    Ya, dan saat Bu Imas (Guru Bahasa Sunda kelas gue) datang. Dia langsung bilang bahwa duduknya kali ini harus laki-perempuan. Bukan laki-cowo, bukan perempuan-cewe, bukan cowo-perempuan, bukan juga laki-cewe. Tapi laki-perempuan. Setelah itu, Bu Imas ngomong lagi make Bahasa Sunda (Gue terjemahin ke B.Indonesia aja bisi pada gak ngerti) “Sok kalian semua duduknya tukeran sama meja yang ada di sebelah kalian. Sok mulai sekarang”. Dikelas gue kalo misalnya sebangku anak cowo. Disebelah, didepan dan dibelakangnya harus bangku yang anak cewe. Begitupun sebaliknya. Dan gue duduk sama Hikam, didepan gue Wineu dan Nunik. Dibelakang Farel dan Abdul (Karena dulu mereka duduk paling depan dan gue paling belakang) dan disebelah kanan ada Putri dan Mega. Lalu disebelah kiri gue ada, Annisa dan Yara.

    Berhubung barisan gue dulu ada di ujung kanan, jadi otomatis gue harus sebangku sama salah satu bangku yang ada di kiri gue, yaitu antara Yara dan Annisa. Dan menurut factor posisi duduk (di kanan atau di kiri) ternyata, gue harus duduk sama si Yara. Arrghh!! Dan gue yakin ya, saat mengetahui gue harus sebangku sama Yara, semua anak 88 ngomong dalam hati “Ah si Haykal mah, ngomongnya aja gamau duduk sama Yara. Tapi dalam hatinya mah udah berbunga-bunga. Sampe bunga bangke pun ada didalem sono” Ah kampret.

    Dan untuk diketahui aja, gue emang beneran suka sama si Yara. Tapi, kenapa gue rada males duduk sama dia? Bukan karena gue bakal grogi setengah hidup lalu dikertas ulangan gue hanya menulis semua nama warga di RT sekitar rumah gue. Bukan, gue rada males karena pasti gue bakal diciee-cieein. Apapun yang terjadi, pasti kalo gue udah ada yang berkaitan dengan Yara, pasti diciee-cieein. Hidup gue memang freak. Tapi, yaudah, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Kenapa Untung tidak dapat diraih? Karena Pak Untung merupakan Bapak dari temen gue, Rezky. Masa gue ngaku-ngaku jadi anak Bapaknya Rezky? Nanti gue dijadiin tutug oncom siap haji dong sama si Rezky. Dan kenapa Malang tak dapat ditolak? Karena gue tinggal di Bandung, jadi gue terima aja kalo ada yang ngajak gratis ke kota Malang, lumayan lah hemat-hemat ongkos. Eeh maaf jadi ngelantur.

    Yah, begitulah, gue naik elang jalan ke bangkunya Yara. Dan selama perjalanan yang sebenarnya hanya memakan waktu beberapa detik ini. Bagi gue serasa perjalanan ini terasa sejauh, yang bahkan bila burung tercepat sepanjang sejarah terbang selama 1000 tahun juga belum nyampe. Setelah Bu Imas menbacakan soal dan kami harus menjawabnya langsung di kertas ulangan. Saking groginya, gue gak kepikiran buat nyontek. Malah, pas soal nomer 6, si Yara nanya ke gue dengan nada pelan “Eh kal, nomer 6 apaan?” Gue pun, dengan gaya Panda bergaya Swahili hanya bisa diam saja sambil memperlihatkan kertas ulangan gue ke arah dia. Dan dia menyontek dengan riang gembira. Selain ke gue, si Yara juga nyontek ke Tsabit dan Nunik. Lha gue, nyontek aja kagak kepikiran, saking groginya duduk sama kecengan, hehehe.

    Dan pada saat pemeriksaan jawaban, dia kadang berkata dengan nada yang sangat indah #ekhem. Gini “Haykal aku bener gak nomer 1?” Gue jawab “Gak tau atuh nanti saya tanya dulu” Dan sebelum gue bertanya ke guru, dia langsung bilang “Kal, yang nomer 1 aku mah bener tau!!” *nada gak nyante*. Yah, sesudah penilaian tadi. Ternyata si Yara ini dapet nilai 8, weisszz  Dan gue dapet nilai, 6 -___- saking groginya gue sampe gak bisa konsen buat nentuin jawaban yang bener.

    Yah, puncak modus ini terjadi saat Bu Imas menanyakan nilainya. Dan harus temen sebangkunya yang ngomong. Dan seperti yang sudah gue kira, pada saat nama gue dipanggil “Haykal berapa nilainya?” Dan karena Yara yang harus bilang, si Yara pun bilang dengan suara lantang “ENAM Bu!!” -___- Setelah itu, maka terdengar kata “Ciee-cieee” yang sangat keras dari seluruh siswa 88. Kampret dasar, dan tidak disangka Bu Imas pun ikut-ikutan dan bilang “Oh Haykal teh ada hubungan ya sama Yara?” Dan seketika sekelas pun berteriak “Iya bu iya, betul banget bu. Maknyus deh bu, super sekali bu. Super!!” Maka, gue dan Yara pun berteriak bersamaan ”Engga bu engga bu, bohong itu bu. Sumpah enggak bu. Silahkan tivi 2 jendelanya dibeli bu”. Eeh, yang terakhir itu engga deng. Dan setelah teriakan super kampret dari seluruh kelas tersebut, Bu Imas melanjutkan menanyakan nilai.

    Dan, pada saat giliran Yara (Yang absen terakhir) yang ditanya dinilainya. Gue pun langsung menjawab dengan suara seperti lumba-lumba minta dikawinin sama burung merak ”DELAPAN Bu!!” Dan, seketika itu juga teriakan kampret kembali dikumandangkan di seluruh kelas ”Ciee-cieee!!” Dan gue pun hanya bisa pasrah dan kayang sambil atraksi singa kayang (lho?). Tapi, untungnya yang kedua itu hanya terjadi sebentar, gak selama dan gak sepanjang yang pertama. Yah, setelah itu. Gue kembali ke tempat duduk semula, yaitu sama Hikam. Yaudah, setelah itu semua berjalan seperti biasa. Belajar-mikirin-elang-kesayangan-gue-lalu-galau-dan-udah. Ekhem, mungkin hanya itulah modus ketidak sengajaan yang bisa gue lakukan di hari itu. Dan sejujurnya, hari itu gue seneng karena bisa duduk sama Yara (Seumur hidup gue baru bisa 5 kali duduk sebelahan sama dia) hari itu juga gue kesel karena sekelas telah meneriakan gue dengan teriakan ”Ciee-ciee” nya yang menurut gue menjadi teriakan kampret di kelas 88. Dan gue sedih karena ternyata KKM pelajaran B. Sunda itu 69 dan gue dapet 60. Jadi gue harus di remed, what the hell -____- *showeran di bawah air terjun Niagara*.

    Gue juga sekarang gak tau harus cerita apalagi, karena hari itu yang gue inget. Ya cuman itu, yaudah deh ya. Apapun modus yang kau lakukan, baik sengaja ataupun tidak sengaja, tetaplah bersyukur karena banyak orang lain yang tidak bisa melakukan modus kepada pacar/kecengannya secara langsung (Baca: LDR). Terima kasih telah membaca kisah modus gue ini, Wassalam 
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Selamat datang di blog Hai Haykal ! yang merupakan pelopor tulisan tidak berguna sejak tahun 2011. Kami tidak bertanggung jawab atas gangguan mata, mual, muntah, kejang-kejang, dan ditinggal waktu lagi sayang-sayangnya setelah membaca blog ini.

    Tentang Aq

    HAYKAL SATRIA PANJERAINO
    Seorang mahasiswa tingkat akhir yang senang menulis hal yang tidak ada gunanya dan sedang memulai bisnis baju olahraga. Sering random, pelupa, dan suka marah kalo lagi laper.

    Yang Udah Nyasar

    Semua Tulisan

    • ▼  2018 (5)
      • ▼  Desember (1)
        • Memento Mori
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (3)
    • ►  2017 (11)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (3)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2016 (44)
      • ►  Desember (2)
      • ►  November (2)
      • ►  Oktober (2)
      • ►  September (1)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (30)
      • ►  April (3)
      • ►  Maret (1)
      • ►  Februari (1)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2015 (68)
      • ►  Oktober (2)
      • ►  September (5)
      • ►  Agustus (6)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (27)
      • ►  Mei (8)
      • ►  April (8)
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (7)
    • ►  2014 (36)
      • ►  Desember (2)
      • ►  November (1)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (8)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (3)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (4)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2013 (18)
      • ►  Desember (2)
      • ►  November (2)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juni (2)
      • ►  Mei (6)
      • ►  Februari (1)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2012 (46)
      • ►  Desember (1)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (4)
      • ►  September (2)
      • ►  Agustus (4)
      • ►  Juli (7)
      • ►  Juni (5)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (5)
      • ►  Maret (5)
      • ►  Februari (1)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2011 (7)
      • ►  November (2)
      • ►  September (5)

    Kategori

    Ada Ilmunya Bodoh Cerpen Diriqu Fiksi Gak Jelas Galau Iseng Jejersian Keperluan Lomba Kisah Nyata Lagi Bener Lagu Galau Masa Kuliah Masa SMA Masa SMP Pembodohan Random Review Buku Sehari-Hari Sepak Bola Tantangan Menulis Random - Februari Tantangan Menulis Random - Juni Temen-Temen Terlalu Jujur Tulisan Pendek

    Paling Rame

    • Galauan Lagu : Adhitya Sofyan - Blue Sky Collapse
    • Debat Pramuka, Dan Lain-Lain
    • Galauan Lagu : HiVi - Siapkah Kau 'Tuk Jatuh Cinta Lagi
    • Secuil Kisah Trilogi di SMA Taruna Bakti (Pendaftaran)
    • Cowok Sunda-Cewek Jawa
    • Karena Kita Adalah Sahabat Bagi Diri Sendiri
    • Akhir Yang Indah di Bulan Juni
    • Secuil Kisah Trilogi di SMA Taruna Bakti (Pengumuman)
    • Galauan Lagu Secondhand Serenade - Awake
    • Hari Pertama Pake Kacamata

    Sosmed Aq

    • Google Plus
    • LinkedIn
    • Facebook
    • Twitter
    • Ask FM
    • Instagram
    facebook Twitter instagram pinterest bloglovin google plus tumblr

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top