Sebenernya, kalo gue ngelanjutin postingan ini, gue bisa aja dianggap telah menciptakan anti-tesis terhadap tulisan gue beberapa waktu ke belakang, yaitu The Avengers dan Kenapa Gue Gak Suka Film. Dari judulnya aja udah jelas, ((kenapa gue gak suka film)), eh sekarang gue nulis kenapa gue suka film. Ya, entahlah, demi kebaikan kualitas tulisan gue dan agar blog gue gak diblokir KPI dengan alasan ketidak-konsistesan penulis yang bisa menyebabkan runtuhnya ideologi masyarakat Indonesia.
Naon pisan :(
Yeah, film. Beberapa orang ngartiin hal ini sebagai penggambaran visual dari sebuah cerita yang terkadang diberi efek visual agar terlihat lebih menawan. Itu adala definisi film menurut seorang pelajar SMA 16 tahun bernama Haykal SP, yang kemampuan bermain sepak bolanya diragukan dan konon pernah membangunkan naga-penghirup-kentut dari tidurnya.
Naon pisan :(
Yeah, film. Beberapa orang ngartiin hal ini sebagai penggambaran visual dari sebuah cerita yang terkadang diberi efek visual agar terlihat lebih menawan. Itu adala definisi film menurut seorang pelajar SMA 16 tahun bernama Haykal SP, yang kemampuan bermain sepak bolanya diragukan dan konon pernah membangunkan naga-penghirup-kentut dari tidurnya.










