Haykal Satria Panjeraino. Diberdayakan oleh Blogger.

Hai Haykal !

    • Beranda
    • Tentang Aq
    • Kuliah
    • Bisnis
    • Keseharian
    • Romansa
    • Serius
    Hari Selasa kemarin, semua murid kelas gue (X-6) nulis Target Nilai masing-masing siswa dari Bulan Februari-Mei dan target nilai buat rapot semester 2 nanti. Ini sesuai sama yang Pak Yandi (wali kelas gue) bilang pas Hari Kamis kemarin, yaitu supaya kita ngebuat target nilai bulanan dan dipajang di depan kelas, ngegantiin komitmen kelas X-6 tahun lalu, dan setelah kita semua ngasihin kertas komitmen ke siswa X-6 dulu, yang sekarang kelas 11. Seru lah. Keliling kelas 11 nyari siswa yang dulunya X-6 dan ngasihin kertas berisi komitmen mereka waktu kelas 10.

    Target gue sendiri cukup tinggi buat ukuran Taruna Bakti, walaupun standar buat kelas Bilingual dan kelas unggulan. Urut dari Februari-Mei : 78.8, 79.2, 80.06 dan 80.74 sementara target akhir gue 81.65 yang mana kalo gue berhasil melebihi nilai target akhir itu, gue kemungkinan besar masuk 3 besar. Karena 81 adalah nilai rata-rata yang besar di TB sini. Semoga aja semuanya bisa kecapai. Biar gue gak kena hukuman. Soalnya kalo gak kecapai hukumannya : Nraktir temen sekelaseun, bersihin kelas, denger dan nulis ibadah pagi tiap hari (yang paling malesin ini) dan ngirim kata-kata dari Pak Yandi ke tiap siswa dan Pak Yandi sendiri tiap paginya.
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !

    Siapa sih yang tak kenal Kota Bandung? Kota ini telah menjadi pusat perhatian sejak didirikan pada tahun 1810. Mulai dari pariwisata, kuliner, industri lokal seperti baju di Pasar Baru dan sepatu di Cibaduyut, dan masih banyak lagi. Kota yang menjadi Ibukota Jawa Barat ini posisinya tidak terlalu jauh dengan Ibukota negara (Jakarta) membuat Kota Bandung akan selalu ramai dikunjungi setiap hari Sabtu dan Minggu.

    Bandung adalah salah 1 kota yang berprestasi di Indonesia, mulai dari prestasi yang membanggakan sampai prestasi yang mengecewakan. Yah, mungkin prestasi yang mengecewakan tidak akan saya bahas terlalu dalam. Nantinya malah setelah membaca tulisan saya ini kalian menjadi tidak bisa tidur karena memikirikan masalah Kota ini dan akhirnya meninggalkan Kota Bandung menuju kehidupan yang lebih baik di pedalaman Port Moresby di Papua Nugini yang masyarakatnya bisa dibilang liar. Oke, gak gitu juga kali ya...

    Terlepas dari hal berlebihan dan tidak bermakna tadi, saya akan mulai memaparkan mengapa Bandung pantas disebut sebagai kota berprestasi. Tentu dengan pemikiran saya yang masih memikirkan bagaimana caranya agar dapat mengerjakan PR Hukum Perbandingan Tetap (Kimia) saya saat menulis post ini *maap curhat*.

    Oke, kita mulai dari hal yang sederhana saja dulu. Saya akan mengawalinya dengan sebutan Kota ini terlebih dahulu. Anda tau julukan Kota Bandung kan? Ya, benar, Bandung dijuluki "Paris van Java" alias Paris-nya Pulau Jawa. Dan sekarang, apakah Anda akan bangga jika Bandung disebut sebagai Kota Paris yang "nyasar" ke Pulau Jawa? Jika Anda masih merasa tidak bangga atau bahkan tidak tau tentang julukan ini, sebaiknya Anda mulai mengurangi menonton acara yang terkenal karena "Kaisar Romawi" (Julius Ca*esar) menciptakan sebuah tarian menghentak di acara itu pada saat Bulan Ramadhan beberapa waktu lalu. Anda pasti tau lah.

    Bagi saya sendiri, julukan yang diberikan kepada Kota Bandung ini sangatlah keren dan membanggakan. Mengapa demikian? Ya, bayangkan saja, saking kerennya kota kita ini, bahkan sampai disama-samakan dengan Kota Paris di Prancis sana. Dan apakah kalian tau, bahwa julukan ini diberikan oleh orang Belanda yang ada di Bandung saat zaman penjajahan dahulu. Tentu saja mereka tidak menyamakan Bandung dan Paris karena pemimpin Bandung saat itu bertubuh pendek. Orang Belanda menyamakan Bandung dan Paris karena atas dasar keindahan. Mulai dari keindahan alamnya, kulinernya, keramahan warganya dan bahkan keindahan wajah wanita di Bandung. Walaupun saya tidak terlalu yakin bahwa orang Belanda zaman penjajahan yang memberi julukan ini kepada Bandung pernah mengunjungi Paris dan meneliti tentang keramahan orang sana. Mengingat pada saat itu sedang terjadi Revolusi Perancis yang diawali dengan Penyerangan Bastille pada 1789 dan penjatuhan monarki Raja Louis XIV pada tahun 1792, yang menandai munculnya ilmu pengetahuan baru, yaitu sosiologi. Lalu apa hubungannya dengan penelitian orang Belanda yang gagal? Ya, mungkin saja orang Belanda yang sedang meneliti keramahan orang sana jadi ikut demo untuk melengserkan Raja Louis XIV. Yah, namanya juga berkhayal.

    Selain Paris van Java, Kota Bandung juga dijuluki dengan "Kota Kembang" alias Kota Bunga. Dan yang saya tau, julukan ini diberikan pada zaman penjajahan juga, atau mungkin tidak jauh dari itu. Menurut saya sih, julukan ini harusnya "dihilangkan" dulu dari Kota Bandung. Kenapa? Bisa dilihat sendiri, di Bandung masih banyak sampah yang mungkin jika dikumpulkan akan lebih besar dari Piramida Giza di Mesir sana. Bunga apa yang cocok untuk menggambarkan hal ini? Bunga bangkai alias Rafflesia Arnoldi mungkin bisa, tapi Kota Bandung akan terlihat bodoh jika dijuluki Kota Bunga Rafflesia Arnoldi. Ya, inilah salah 1 prestasi mengecewakan yang dimiliki oleh Kota Bandung. Saya tidak akan membahasnya lebih jauh, saya khawatir kalian benar-benar akan melakukan apa yang saya tulis sebelumnya (pindah ke pedalaman Port Moresby di Papua Nugini).

    Lalu, kapan dong julukan ini pantas menjadi julukan Kota Bandung lagi? Julukan Kota Kembang ini pantas kembali menjadi julukan Bandung saat masalah kebersihan di Kota Bandung ini teratasi. Mulai dari masalah sampah yang untuk menyelesaikannya butuh kesadaran dari tiap individu di Kota Bandung sampai masalah banjir yang disebabkan oleh sampah tadi.

    Dan warga Bandung patut bersyukur setelah Ridwal Kamil terpilih sebagai Walikota Bandung yang baru. Langkah pertama Ridwal Kamil untuk membuat Bandung menjadi pantas dijuluki Kota Kembang adalah dengan membangun berbagai Taman. Mulai dari Taman Lansia yang diperbaiki, Taman Fotografi, Taman Bunga, sampai Taman Jomblo, dan tentu akan diikuti dengan langkah hebat lainnya. Bagi saya ini bagaikan sebuah kemenangan tersendiri bagi warga Bandung, saya harap beliau bisa mengubah Bandung ke arah yang lebih baik. Kapan lagi sih Bandung punya Walikota hebat seperti Ridwal Kamil ini. Selain hebat, dia juga melakukan "PDKT" kepada warga Bandung dengan cara yang unik, yaitu melalui akun sosial media Twitter. Coba cek saja akun twitternya @ridwankamil‎ dan siap-siaplah kagum dan tertawa.

    Masih berhubungan dengan Ridwan Kamil. Oke, beberapa waktu lalu, Taman Jomblo yang ada di kolong Jembatan Layang Pasupati telah diresmikan. Dan saya sebagai jomblo tentu merasa bangga dan terhormat karena dibuatkan taman, walaupun kursinya single seat. Lalu, apa sih motivasi Ridwal Kamil membuat Taman Jomblo ini? Ternyata, setelah saya teliti lebih dalam, Ridwal Kamil menciptakan Taman Jomblo karena Bandung dijuluki Paris van Java. Kenapa bisa begitu? Karena, walaupun Paris adalah salah 1 ikon kota romantis, tapi perlu diketahui bahwa Paris adalah kota dengan tingkat kejombloan tertinggi di Eropa sana. Tapi bedanya, walikota Paris mungkin tidak peduli dengan kaum jomblo. Jadi di Paris tidak ada Taman Jomblo, adanya Menara Eiffel yang sering digunakan orang untuk pacaran *meratapi nasib*.
    Taman Jomblo, ikon Kota Bandung yang baru.
    Selain kejeniusan sang Walikota untuk membenahi Bandung, ternyata Bandung juga dikenal sebagai kota yang penduduknya pintar dan kreatif. Itu bisa dibuktikan dengan banyaknya sekolah atau Universitas yang menjadi tujuan utama para pelajar/mahasiswa seluruh Indonesia, bahkan dunia. Contohnya adalah ITB (Institut Teknologi Bandung), Unpad (Universitas Padjadjaran), UKM (Universitas Kristen Maranatha), Unpar (Universitas Parahyangan) dan masih banyak lagi. Bahkan banyak tokoh Indonesia yang bersekolah di Bandung, seperti Ir. Soekarno yang pernah menjadi mahasiswa di ITB (namanya dulu adalah Technische Hoogeschool te Bandung).

    Prestasi anak-anak pelajar dan mahasiswa di Bandung sudah sangat banyak, yang terbaru adalah 2 mahasiswa ITB yang menjadi juara 1 pada lomba debat tingkat Internasional bernama World's University Debating Championship (WUDC) yang diselenggarakan di Rajalakshmi Engineering College, Chennai, India. Ini merupakan sejarah baru karena ini adalah pertama kalinya orang Indonesia dapat menjadi juara pada kompetisi Debat Internasional. Tentu saja ini membanggakan, khususnya untuk mahasiswa ITB dan warga Bandung.

    Soal kreativitas, Bandung gak usah ditanya lagi. Udah banyak banget hasil kreativitas warga Bandung yang sampai terkenal ke seluruh dunia. Salah 1 yang paling terkenal adalah produk distro baju Peter Says Denim yang didirikan oleh Peter Firmansyah asal Bandung. Produk baju ini sudah terkenal sampai mancanegara. Selain itu, industri sepatu Cibaduyut juga sudah dikenal sejak lama karena kualitas sepatunya yang top dengan harga yang lebih merakyat. Tidak ketinggalan juga produk kain Bandung yang pusatnya berada di Pasar Baru Trade Center di Jalan Otto Iskandardinata, tempat ini sudah sangat terkenal dengan kualitas kainnya yang bagus dan tempat itu sangat sering dikunjungi oleh turis asing, terutama Malaysia. Dan saya pun mengakui, bahwa produk yang diciptakan orang Bandung sangatlah unik dan tidak kalah dengan produk asing.
    Patung Sepatu yang ada di daerah Cibaduyut.
    Saking kreatifnya warga Bandung, sampai-sampai pada tahun 2007 British Council menjadikan Bandung sebagai pilot project kota terkreatif se-Asia Timur. Walaupun saya agak ragu bahwa Britis Council benar-benar meneliti kreativitas warga Bandung, mengingat bahwa Bandung ada di Indonesia, dan Indonesia sendiri berada di Asia Tenggara, sedangkan penghargaan itu se-Asia Timur. Yah, untuk itulah kita jangan membaca peta dalam keadaan setengah tidur.

    Untuk wisata lainnya Bandung juga tidak kalah menarik, dari zaman dahulu Bandung telah menjadi magnet pariwisata bagi para turis lokal maupun asing. Banyak sekali keindahan yang dapat dijelajahi di Bandung. Mulai dari Wisata Gunung Tangkuban Perahu dan daerah Lembang yang dingin. Sampai Jalan Braga dan Gedung Sate yang bersejarah dan juga kumpulan FO (Factory Outlet) yang telah menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung, khususnya para penduduk Jakarta yang sedang berlibur di Bandung. Ah, tidak lupa juga Gedung Merdeka alias Museum Konfrensi Asia-Afrika yang menjadi tonggak sejarah kebangkitan negara-negara di Asia dan Afrika pada tahun 1955.
    Gedung Merdeka, salah 1 tempat bersejarah di Bandung.
    Dan sekarang saya akan membahas tentang sebuah klub sepak bola yang sarat akan sejarah dan prestasi. Klub yang didirikan pada tahun 1933 ini sudah sangat melekat dengan jiwa orang Bandung. Yap, itu adalah Persib Bandung. Yah, walaupun prestasi besar Persib yang terkahir adalah menjadi juara Liga Indonesia musim 1994-1995, tapi Persib sampai sekarang menjadi salah 1 klub dengan fans paling banyak (yang dikenal dengan sebutah "Bobotoh" atau "Viking") dan menjadi klub terkaya di Indonesia. Keren bukan? Dan apa yang terjadi pada Persib sangat jarang terjadi pada klub lain di Indonesia, selain klub besar lain seperti Persija Jakarta atau Persebaya Surabaya. Dan bagi saya, Bandung adalah salah 1 kota di Indonesia yang seolah menjadi magnet prestasi.

    Sebenarnya, prestasi yang pernah ditorehkan Kota Bandung masih sangat banyak. Tapi karena keterbatasan tenaga dan masih harus mengerjakan tugas sekolah, akhirnya saya cukupkan sampai disini. Ayo, jadikan Bandung lebih indah dan lebih keren dengan dijuluki "Kota Berprestasi" lagi. Jagalah Kota Bandung dengan sepenuh hati. Jadikanlah Kota Bandung kembali keren dengan slogannya "Bermatabat" alias "Bersih, Makmur, Taat dan Bersahabat". Tentunya kalian ingin kan suatu saat nanti headline koran Pikiran Rakyat menulis "Mulai sekarang, Paris dijuluki Bandung van Europe (Bandungnya Eropa)!!". Terima kasih sudah membaca, Wassalam :D

    Keterangan : Tulisan saya kali ini adalah tulisan yang akan dilombakan pada Cibiru (Cipta Blog Daring Serba Unik) #Portal2 SWAT yang dilaksanakan oleh SMAN 7 Bandung.


    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !

    Kantor Pos, apa sih yang kalian pikirkan saat mendengarkan kata tersebut? Dan kita akan mendapat berbagai jawaban jika kita melontarkan pertanyaan ini ke banyak orang.

    Mulai dari orang yang menanggapinya dengan serius seperti "Kantor pos? Itu kan tempat buat kirim surat atau barang gitu deh", ada juga yang menanggapinya seperti fosil ABG lupa diri "Kantor pos? Itu kan tempat aku ngirim surat ke Kakanda pas zaman penjajahan dulu" bahkan sampai yang berjiwa pelawak gagal akan menanggapinya dengan "Pos itu kan bahan tebak-tebakan. Kalo sop dibalikin jadi apa? Ya jadi tumpah lah!!" lalu dia dimasukkan ke dalam karung dan dilemparkan dari puncak Gunung Everest.

    Yah, apapun arti kantor pos bagi kalian. Bagi saya yang merupakan cucu dari seoarang Kakek yang pernah bekerja di Pos Indonesia, kantor pos adalah sebuah tempat dimana orang bisa mengirimkan surat pribadi maupun resmi dan barang ke tempat lain. Ya, mungkin tidak lebih dari itu. Cukup menyedihkan memang pengetahuan saya.
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Oke, mungkin ini adalah pertama kalinya gue menulis sebuah post yang tidak terlalu panjang.

    Sekitar 1 setengah jam yang lalu, gue sempet dibuat galau sama akun Twitter Classic Football Shirts (CFS), @classicshirts. Kenapa? Karena saat jam 9.30 WIB yang lalu akun tersebut memberitahukan bahwa akan ada diskon sebesar 20.14% (iya, dua puluh koma empat belas persen) di  classicfootballshirts.com, dan diskon ini hanya berlangsung sampai Minggu, 5 Januari 2014. Melihat ini, gue mendadak galau.
    Pembuat mood ancur malem ini
    CFS sendiri adalah situs jual-beli yang berlokasi di Manchester, Inggris, dan yang diperjualbelikan disana adalah jersey (baju bola), celana, kaos kaki, tees, sepatu, jaket dan segala hal yang berkaitan dengan sepak bola dan semuanya original, dengan memakai kurs GBP (Great Britain Poundsterling). Gue pikir ini adalah surga bagi para jersey kolektor seperti gue, karena hampir semua jersey tersedia disini (kecuali jersey Indonesia...) dan harganya pun bisa dibilang bervariasi. Kalo jersey, mulai dari 10GBP (200rb-an) sampai ratusan GBP, dan yang paling murah harganya itu kaos kaki yang gak sampe 10GBP, rata-rata 4-5GBP (80rb-100rb). Kalo kalian masih bingung, bisa diliat langsung nih gudangnya :

    Surga bagi para kolektor jersey
    Ini juga surga para kolektor jersey
    Dan yang buat gue galau adalah, jasa Pre-Ordernya (PO). Sebenernya kita sendiri bisa sih pesen langsung ke CFS, tapi ya karena gue gak ngerti dengan cukai dan sejenisnya, ya udah pesen dulu ke toko yang bisa PO ke CFS, ongkir paling 25rb. Toko yang bisa PO ke CFS salah satunya adalah Forward Football Shop (@forwardfshop) yang ada di Balubur Town Square Bandung. Dan jadwal 'eksekusi' ke CFS dari FFS tadi adalah tiap tanggal 1, 10 dan 20 tiap bulannya. Yang bikin gue mulai galau adalah, diskon itu cuman sampe tanggal 5 Januari, sementara eksekusi FFS tanggal 10, otomatis dengan begitu gue gak bakal dapet diskonnya. Yah, lumayan loh diskon 20.14% itu.

    Dan tadi, gue nemu lagi yang buka jasa order ke CFS di Bandung, dia eksekusi ke CFS tanggal 4. Tapi resikonya, kalo gue pesen di dia lebih mahal karena ada fee dan bungkus ulang di Pos Indonesia. Sementara kalo di FFS cuman ongkir doang. Karena itu, gue galau lagi. Ah iya, gue dari dulu kalo cari jersey selalu yang berdomisili di Bandung, biar bisa liat langsung barangnya dan meminimalisir penipuan.

    Dan sesudah itu, gue sekarang lagi memikirkan uangnya. Jersey yang gue incer kisaran harganya adalah 13GBP (kurs hari ini 20.200an) atau sekitar 270rb (udah sama ongkir+diskon), dengan DP 154rb dulu. Karena masalah inilah gue galau lagi, karena kondisi ekonomi di dompet gue sedang kritis, gue rencananya mau nabung banyak bulan ini. Tapi begitu liat diskon ini, gue jadi tergoda buat menunda rencana nabung. Walaupun belum ditentukan.

    Yah, entahlah gue jadi order ke CFS dengan diskon ini atau enggak. Tapi, sepertinya enggak dulu, soalnya gue lagi niat nabung buat...beli jersey di CFS -___- Iya, tapi ini serius. Gue rencananya mau order ke CFS abis Pilpres Juli nanti (eh, bener Juli kan?). Kenapa? Karena diisukan bahwa kurs GBP bakal nurun abis Pilpres nanti. Sementara uang gue nanti diperkirakan udah cukup untuk borong beberapa jersey atau yang lainnya. Begitulah.

    Oke, mungkin gue sedikit lupa diri lagi. Awalnya gue cuman mau bikin tulisan pendek, tapi akhirnya jadi panjang begini. Biarlah, tulisan ini akan tetep gue kategorikan sebagai tulisan pendek, walaupun kalian menganggap ini sama panjangnya seperti novel Harry Potter yang digabungkan *dihujat J.K. Rowling*. Dan mungkin rencana gue untuk menulis draft di tahun lalu besok saja, karena ini udah malem. Terima kasih sudah menyempatkan membaca, Wassalan :D
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Yeay, akhirnya kita meninggalkan tahun 2013 yang penuh dengan kenangan dan menuju tahun baru 2014 yang masih menjadi misteri. Cukup menyenangkan juga mendapati bahwa 2013 adalah salah 1 tahun terbaik dalam hidup gue.

    Suasana sekarang ini, diluar rumah sudah banyak yang menyalakan kembang api. Dan saat saya menulis ini, acara di Trans7 sedang menghitung mundur tahun 2014. Dan untuk info saja, kata terakhir yang saya tulis tahun ini adalah "Trans7" karena di TV sudah tahun 2014 saat saya menulis kata tersebut. Tidak terlalu penting sih...

    Oke, kita lanjut. Suasana diluar rumah gue saat ini ramai, kembang api dan petasan sudah banyak yang ribut diluar sana, termasuk yang dari TSM. Ibu dan Adek gue tadi melihat perayaan ini keluar rumah, sementara gue tetep duduk di depan laptop sambil menyelesaikan tulisan ini. Sementara Bapak gue udah tidur dari jam 10an tadi, YOLO.

    Untuk resolusi tahun ini, gue juga gak terlalu tau mau nulis apa. Gue emang jarang nulis resolusi di tiap tahunnya, hehehe. Gue menjalani tiap tahun dengan enjoy, tanpa ada tekanan untuk memenuhi resolusi gue. Singkatnya, resolusi gue adalah "Gimana nanti aja". Walaupun terdengar seperti tak memiliki tujuan hidup. Tapi, resolusi gue itu bukan sekadar gimana nanti. Tentu nanti seiring berjalannya hari, resolusi gue di tahun ini mulai terbentuk. Karena menurut gue, resolusi dalam 365 hari tidak bisa dibuat dalam 1 hari. Tapi setidaknya ada beberapa sedikit resolusi yang mau gue capai tahun depan, sisanya ya, gimana nanti.

    Yah, semoga di tahun 2014 ini kita bisa menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya, tentu menjadi lebih baik dalam segala hal. Semoga kita masih bisa bertemu dengan bulan Ramadhan dan masih diberi kesempatan untuk merayakan tahun baru Hijriah dan Masehi 365 hari dari sekarang. Amin.

    Tapi, inget ya, resolusi jangan hanya ditulis atau diimpikan aja, harus ada langkah untuk mewujudkan resolusi tersebut. Kebetulan gue baru dapet ini dari 9Gag :
    Oke, mungkin cukup segini saja yang bisa saya tulis malam ini. Selain karena sekarang sudah jam 00.20 WIB, gue pun udah mulai ngantuk dan udah rada lupa diri untuk sekedar bisa menulis. Ini hanya artikel pemanasan pada awal tahun. Karena besok InsyaAllah saya akan menulis beberapa hal hebat yang dapat ditemui di tahun 2014 nanti. Dan mungkin setelah ini, gue bakal tidur atau membaca buku yang ringan-ringan, seperti Da Vinci Code *keluar darah dari mata*. Yasudah deh, terima kasih telah membaca tulisan pertama saya di tahun 2014 ini. Semoga semua resolusi kita untuk 365 hari ke depan dapat terwujud seluruhnya, amiin. Wassalam :D

    Akhir kata, Selamat Tahun Baru 2014 semuanya!! :)
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Ya, terhitung sekitar 30 menit lagi sebelum tahun 2013 yang bisa dibilang unik ini berakhir. Dan disekitar lingkungan rumah gue daritadi udah terdengar banyak yang menyalakan petasan, bom nuklir dan kembang api. Entah sampai jam berapa semua kegandengan ini bakal berakhir, belum lagi di TSM (Trans Studio Mall) nanti akan ada konser besar-besaran, dari yang mengundang artis Indonesia seperti Noah, Nidji, Geisha dll sampai yang mengundang artis Internasional seperti George Benson. Dan kenapa gue menulis seperti ini (konser di TSM), itu karena, iya, benar, jarak rumah gue dengan TSM cukup dekat. Dan kemungkinan konser di TSM ini terdengar sampai ke rumah gue. Tapi, gue cukup lega setelah mengetahui bahwa semua konser di TSM malam ini diadakan di dalam ruangan tertutup (di dalem Trans Studio dan di Trans Luxury Hotel, atau Ibis Hotel). Yah, minimal suara para vokalis tersebut tidak akan mengganggu tidur gue malam ini. Walaupun masih ada kembang api yang super berisik yang kemungkinan dapat mengganggu ketenangan tidur gue malam ini.

    Sementara yang lain ribut di luar, gue hanya diam di rumah. Dan ini sudah menjadi kebiasaan gue sejak dulu. Ya, gue jarang sekali merayakan tahun baru, baik tahun baru Masehi ataupun tahun baru Hijriah, hehehe *melipir*. Ya, ini memang kebiasaan gue jarang merayakan tahun baru, jadi bukan karena gue terpengaruh dengan Khotbah yang gue dengarkan pada saat Jumatan kemaren yang membahas tentang pergantian tahun Masehi, dan sang Khotib yang tampak masih muda itu sempat bilang :

    "Jika para hadirin sekalian saat tahun baru Hijriah (tahun Islam) tidak pernah merayakannya. Maka para hadiri sekalian jangan pernah merayakan tahun baru Masehi secara berlebihan, apalagi sampai menyalakan kembang api dan sejenisnya."
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
     Ah, oke. Setelah beberapa Minggu mengembalikan diri dari disfungsional otak yang cukup gila ini, akhirnya otak menulis gue udah kembali normal dan beberapa perubahan drastis dalam dunia kepenulisan gue sudah normal kembali. Walaupun ada hal yang belum bisa dirubah, salah satunya adalah bahasa gue yang bisa disebut semi-baku di tulisan yang sedang kalian baca ini.

    Mungkin bagi yang sempat melihat tulisan ini sebelum direvisi seperti sekarang, pasti cukup bingung saat melihat bagian paling bawah. Gue menulis layaknya orang yang sudah terlalu lama menjomblo, dampak terlalu lama tidak menulis. Dan jujur, saat merevisi artikel ini pun, gue masih sedikit bingung, apa yang akan gue tulis selanjutnya.

    Jadi, selama beberapa bulan ke belakang gue mengalami banyak hal di SMA Taruna Bakti Bandung dan sudah bisa dikategorikan sebagai manusia sibuk. Bukan, bukan sibuk mencari jodoh. Kalo tentang itu (nyari jodoh), dari SMP pun mungkin gue udah sering mengatakannya :
    Melihat gambar ini, mungkin kalian akan bertanya "Males carinya atau gak laku-laku, Kal?". Oke, kita lanjutkan saja, anggap saja pertanyaan tadi tidak ada. Terlalu sulit untuk dijawab bagi jomblo seperti gue.

    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !



    “Siapapun yang berhenti belajar, jiwanya akan menjadi tua, entah usianya 20 atau 80 tahun. Dan siapapun yang terus belajar, maka jiwanya akan tetap muda. Hal yang paling dahsyat dalam hidup kita adalah berusaha untuk menjaga pikiran kita agar tetap muda.” ~ Henry Ford

    Kata bijak tersebut dikatakan oleh Henry Ford, yang merupakan pencipta model mobil T yang menggunakan namanya sendiri, dan produk itu masih dikenal sampai sekarang, yaitu “Ford”. Tapi ini tidak ada hubungannya dengan esai yang akan saya tulis, saatnya kembali ke jalan yang benar.

    Mari kita mulai...

    Saat pertama kali mendengar tema dari esai ini (Rencana Dana Pendidikan Untukku), mungkin sebagian besar dari kita (yang masih pelajar) lantas saja berpikir “Rencana dana pendidikan? Ayolah, aku bahkan baru saja masuk SMA. Masa iya harus sudah memikirkan dana pendidikan untuk ke masa depan nanti? Biarkan orang tuaku saja yang memikirkan itu. Yang perlu aku pikirkan hanyalah belajar, tugas dan bagaimana caranya agar dapat naik kelas dengan nilai yang baik. Tidak lebih dari itu”.

    Bagi saya, itu adalah salah 1 pemikiran paling aneh yang pernah saya dengar. Marilah kita berpikir rasional, kawan. Yah, setidaknya untuk hal yang 1 ini.

    Mungkin kalian akan bertanya lagi “Duh, rasional apa lagi, sih? Kan saya sudah bilang, bahwa yang perlu saya pikirkan hanya belajar, tugas, dan cara agar saya bisa naik kelas dengan nilai yang baik, tidak lebih dari itu. Oh iya, lagi pula dalam soal ulangan Matematikan tidak akan pernah ada soal tentang rasional.” Oke, saya terima jawaban anda. Tapi mungkin Anda lupa bahwa belum lama ini pelajaran Matematika kelas 10 sedang membahas tentang cara merasionalkan penyebut. Sekali lagi, anda kalah dalam percakapan khayalan saya ini. Jadi, sebelum saya berkata rasional, kita harus tau, apa sih arti rasional itu sendiri. Menurut Kant, rasional adalah suatu pemikiran yang masuk akal dan sesuai dengan hukum alam.

    Contohnya adalah “Kok bisa sih, manusia gak melayang-layang saat ada di bumi?”. Jawabannya simpel saja “Karena ada gaya gravitasi bumi yang dirancang sesuai dengan hukum alam.”, cukup rasional bagi saya. Tapi, jika ada pertanyaan seperti “Memang benar ya, Nabi Muhammad SAW pernah terbang sampai Langit ke 7?” Jika anda menjawabnya dengan “Ah, tidak mungkin, itu tidak rasional. Mana ada orang di abad ke 7 bisa terbang sampai ke langit lain. Saya tidak setuju”, maka kemungkinan besar Anda tidak akan disayang Tuhan. Ini beda lagi ceritanya.

    Sekarang, apa hubungannya rasional dengan rencana dana pendidikan?

    Jadi, hubungan antara rencana dana pendidikan dan rasional adalah, bagaimana caranya agar kita dapat menabung untuk digunakan sebagai dana pendidikan kita (atau kalau bisa dan lebih baik lagi, untuk keluarga kita dan orang tidak mampu) di masa mendatang. Itu artinya, sejak SMP (atau lebih baik lagi sejak SD) seharusnya kita sudah bisa menabung secara berkala. Baik dalam tabungan atau celengan sendiri, menabung di sekolah, di orang tua, ataupun menabung di ATM (zaman sekarang sudah banyak ATM yang menyediakan rekening bagi anak-anak, saya dan adik saya adalah salah 1 pelajar yang sudah memilikinya).

    Dan jelas, sebelum menabung, kita harus mempunyai uang untuk ditabung terlebih dahulu. Untuk usia SD mungkin masih bisa lah meminta uang jajan kepada orang tua untuk kemudian ditabungkan. Untuk SMP mungkin masih bisa juga dengan cara yang sama seperti anak SD, atau mungkin sejak SMP kita sudah diberi uang saku bulanan, yang bisa kita sisihkan beberapa tiap bulannya. Tapi alangkah baiknya jika sejak SMP atau SMA kita menabung dari hasil uang yang kita dapatkan sendiri. Selain menyenangkan, menabung dari uang yang kita dapatkan dari hasil sendiri (yang halal tentunya) akan mendatangkan rasa puas dan bangga yang tidak bisa dijelaskan. Mungkin bagi siswa yang tidak terlalu mahir dalam mengerjakan soal Matematika (seperti saya), rasa puas menabung dari uang hasil sendiri sama dengan rasa puas saat kita telah selesai mengerjakan soal Matematika yang lumayan sulit, dan itu dikerjakan sendiri. Anda pasti pernah mengalaminya, rasa puas dan bangga yang tidak bisa dijelaskan saat kita berhasil mengerjakan soal Matematika yang menurut kita, soal tersebut sungguh rumit.

    Oke, kembali pada cara kita untuk mendapatkan uang sendiri agar dapat ditabung. Jika melihat penjelasan saya diatas, mungkin beberapa dari anda berpikir bahwa saya menekan pelajar SMP dan SMA untuk melamar kerja di perusahaan agar mendapatkan uang hasil sendiri. Sekali lagi anda berpikir tidak rasional, setidaknya di dalam imajinasi saya. Saya pernah membaca sebuah kata-kata mutiara, atau yang lebih populer dengan nama “quotes”. Quotes itu mengatakan “Jika Anda lembek kepada diri Anda sendiri, maka dunia akan keras kepadamu. Dan jika Anda keras kepada diri Anda sendiri, maka dunia akan lembek kepadamu”, saya lupa siapa orang yang mengatakan ini, tapi saya ingat bahwa Ayah saya juga pernah mengatakan ini kepada saya. Arti dari kalimat di atas kurang lebih seperti ini “Jika Anda tidak ingin berusaha dan bermalas-malasan, maka Anda akan kesusahan untuk bersaing di dunia ini. Dan jika Anda berusaha keras, disiplin dan rajin kepada diri Anda sendiri, maka Anda tidak akan kesulitan dalam menghadapi persaingan di dunia ini. Dalam artian lain jika kita bermalas-malasan, sangat kecil kemungkinan kita untuk menjadi sukses, rezeki akan menjauhi kita dan kita pun akan menjadi pengangguran. Sementara jika kita disiplin dan mau berusaha, maka kemungkinan kita akan menjadi orang sukses, dan rezeki dari Tuhan akan datang dengan sendirinya, dan mungkin kita dapat membantu orang yang bermalas-malasan tadi.”

    Masih ingat dengan rasional yang sebelumya saya bahas? Yap, ini adalah hubungannya.

    Kembali kepada bahasan sebelumnya. Ada banyak cara untuk mendapatkan uang hasil sendiri sejak SMP atau SMA. Bisa dengan berjualan, berprestasi, ataupun dengan jasa lainnya yang dapat menghasilkan. Ah iya, saya pun baru ingat bahwa usia produktif (usia dimana seseorang seharusnya sudah dapat menghasilkan uang sendiri) itu antara 15-64 tahun. Walaupun saya masih 14 tahun menuju 15 tahun, tapi sejak sekarang saya mencoba untuk menghasilkan uang sendiri. Dan untuk beberapa kesempatan, saya bisa dibilang berhasil. Cara yang saya terapkan untuk mendapatkan uang hasil sendiri adalah berjualan. Dan saya memilih untuk berjualan kostum sepak bola atau yang lebih popular disebut jersey, suatu hal yang memang sangat saya sukai sejak 1 tahun ke belakang ini. Pertama kali saya memiliki jersey adalah saat saja kelas 3 SMP. Sejak saat itu, saya bisa dibilang ‘ketagihan’ membeli jersey. Sampai sekarang ini saya memiliki kira-kira 20 jersey, dan kebanyakan belum pernah saya pakai sama sekali, hanya menumpuk di lemari.

    Dan mulai saat itulah, saya mulai memikirkan untuk menjual beberapa jersey tersebut untuk mengurangi beban di lemari dan untuk menambah uang saku. Dan sejak beberapa waktu yang lalu, saya benar-benar telah melakukannya. Walaupun jersey yang saya jual baru 2 buah, tapi Alhamdulillah, jersey yang saya jual tersebut dapat laku dengan cepat, dengan keuntungan yang bisa dibilang lumayan. Pada awalnya saya hanya berjualan jersey yang tidak asli atau yang biasa disebut “KW”. Tapi, belum lama ini, saya mulai untuk menjual jersey original (asli) yang jika kita mendapatkannya dengan harga murah, maka jika kita jual kembali kita dapat mendapat keuntungan yang cukup besar karena harga jual jersey original yang cukup mahal. Saya pun masih berusaha sampai sekarang.

    Selain itu, mulai saat ini saya mulai berjualan buku yang ada di rumah saya (tentu bukan buku orang tua saya). Dan bisa dibilang, keuntungan yang saya dapatkan cukup baik. Itu karena kecintaan saya terhadap buku, yang membuat saya dapat dibilang merawat buku yang saya jual dengan baik. Kecuali mungkin untuk beberapa buku yang tidak saya sukai, hehehe. Sejak SMP juga, saya sudah mulai mengikuti lomba menulis yang diselenggarakan secara online. Yang biasanya saya ikuti adalah lomba menulis cerita pendek, ataupun esai yang saya kuasai. Dan puncaknya adalah saat saya terpilih mengikuti Duta Bahasa Pelajar Jawa Barat 2013 7 November lalu. Walaupun saya tidak masuk Final, hal itu dapat membuat kepercayaan diri dan kemampuan saya dalam membuat suatu cerita dapat berkembang. Selain lomba menulis, saya pun pernah mengikuti lomba fotografi Nasional. Tapi saya gagal, karena mungkin saya melanggar beberapa aturan lomba. Bodoh sekali.

    Dan tentu, uang yang saya dapat dari hasil penjualan jersey dan buku tersebut (dan uang yang mungkin saya akan menangkan dalam beberapa lomba) akan saya tabungkan sebagian, karena saya adalah orang yang termasuk jarang jajan saat di sekolah. Lagi pula, menabung sejak sekarang dapat mengurangi beban orang tua saya untuk membayar biaya sekolah saya yang bisa dibilang cukup mahal. Atau mungkin suatu saat saya dapat membayar uang sekolah sendiri, suatu hal yang tentu menyenangkan. Dan mungkin, jika saya cukup pintar, saya akan mendapatkan beasiswa yang akan semakin meringankan beban orang tua saya dan uang hasil saya sendiri pun dapat saya gunakan untuk mengembangkan usaha saya. Menyenangkan sekali.

    Sejujurnya, suatu saat saya ingin artikel atau cerita saya dapat dimuat dalam sebuah koran atau majalah. Mungkin untuk pertama kali, saya ikhlas jika tidak dibayar, istilahnya “Biarkanlah saya menikmati rasa bangga ini terlebih dahulu.” Tapi jika sudah berkala, tentu saya akan mencari koran/majalah yang dapat membayar saya. Karena saya pun butuh uang, zaman sekarang susah mencari yang gratis, selain Ridho Allah Swt., hehehe. Atau yang lebih saya harapkan lagi, suatu saat saya dapat menerbitkan sebuah buku yang di sampul depannya tertulis nama saya. Bagi saya itu adalah suatu kebanggaan tersendiri dari seorang pemuda yang bercita-cita menjadi seorang penulis. Dan apa lagi jika mengetahui jika buku karangan kita sukses dan disukai banyak orang. Entah apa yang akan terjadi pada saya jika hal tersebut terjadi, mungkin saya akan menjadi gila, tentu bukan dalam artian sebenarnya.

    Mungkin bagi Anda, hal yang saya lakukan di atas (jersey, buku dan menulis) adalah hal-hal kecil. Siapa bilang? Mereka tidak kecil, karena bagi saya ke 3 hal tersebut adalah sesuatu yang sangat saya sukai. Maka saya akan terus berusaha menjaga hati dan pikiran saya tetap terfokus kepada tujuan saya, saya tidak akan pernah menyerah untuk itu. Dan seperti kata Henry Ford di awal esai, saya akan terus belajar agar pikiran saya tetap muda. Saya akan berusaha maksimal, dengan disertai doa. Saya pasti bisa.

    “Pergilah dengan percaya diri ke arah mimpi kalian. Wujudkanlah yang kalian angan-angankan dengan usaha dan doa.” ~ Henry David Thoreau
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    "Maafkan aku, yang tak sempurna
    Sampai kapan pun itu, aku tetap begini
    Ku hanya ingin, untuk selalu menjadi,
    Yang terbaik untukmu.."


    Yah, namanya juga hidup...
    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Sebenernya ini post ditulis waktu gue masih bocah di SMA. Tapi karena sayang udah jauh, lanjutin aja.

    Gue pasti ngakak bacanya nanti.

    Begitupun kalian, terutama yang dulunya X-6.

    ==========

    6 Agustus, 2013

    Akhir-akhir ini temen sekelas gue di SMA menganggap gue gila. Bukan, mereka menganggap gue gila bukan karena gue suka melemparkan guru killer dari lantai 4 dan bukan juga karena gue suka merubah isi tong sampah menjadi makanan sehat. Berhentilah dari ucapan seperti itu, menggelikan.

    Baca Terus Jangan Kasi Kendor !
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Selamat datang di blog Hai Haykal ! yang merupakan pelopor tulisan tidak berguna sejak tahun 2011. Kami tidak bertanggung jawab atas gangguan mata, mual, muntah, kejang-kejang, dan ditinggal waktu lagi sayang-sayangnya setelah membaca blog ini.

    Tentang Aq

    HAYKAL SATRIA PANJERAINO
    Seorang mahasiswa tingkat akhir yang senang menulis hal yang tidak ada gunanya dan sedang memulai bisnis baju olahraga. Sering random, pelupa, dan suka marah kalo lagi laper.

    Yang Udah Nyasar

    Semua Tulisan

    • ▼  2018 (5)
      • ▼  Desember (1)
        • Memento Mori
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juli (3)
    • ►  2017 (11)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (3)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2016 (44)
      • ►  Desember (2)
      • ►  November (2)
      • ►  Oktober (2)
      • ►  September (1)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (30)
      • ►  April (3)
      • ►  Maret (1)
      • ►  Februari (1)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2015 (68)
      • ►  Oktober (2)
      • ►  September (5)
      • ►  Agustus (6)
      • ►  Juli (3)
      • ►  Juni (27)
      • ►  Mei (8)
      • ►  April (8)
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (7)
    • ►  2014 (36)
      • ►  Desember (2)
      • ►  November (1)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (8)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (3)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (2)
      • ►  Maret (4)
      • ►  Februari (4)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2013 (18)
      • ►  Desember (2)
      • ►  November (2)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (1)
      • ►  Juni (2)
      • ►  Mei (6)
      • ►  Februari (1)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2012 (46)
      • ►  Desember (1)
      • ►  November (4)
      • ►  Oktober (4)
      • ►  September (2)
      • ►  Agustus (4)
      • ►  Juli (7)
      • ►  Juni (5)
      • ►  Mei (5)
      • ►  April (5)
      • ►  Maret (5)
      • ►  Februari (1)
      • ►  Januari (3)
    • ►  2011 (7)
      • ►  November (2)
      • ►  September (5)

    Kategori

    Ada Ilmunya Bodoh Cerpen Diriqu Fiksi Gak Jelas Galau Iseng Jejersian Keperluan Lomba Kisah Nyata Lagi Bener Lagu Galau Masa Kuliah Masa SMA Masa SMP Pembodohan Random Review Buku Sehari-Hari Sepak Bola Tantangan Menulis Random - Februari Tantangan Menulis Random - Juni Temen-Temen Terlalu Jujur Tulisan Pendek

    Paling Rame

    • Galauan Lagu : Adhitya Sofyan - Blue Sky Collapse
    • Debat Pramuka, Dan Lain-Lain
    • Galauan Lagu : HiVi - Siapkah Kau 'Tuk Jatuh Cinta Lagi
    • Secuil Kisah Trilogi di SMA Taruna Bakti (Pendaftaran)
    • Cowok Sunda-Cewek Jawa
    • Karena Kita Adalah Sahabat Bagi Diri Sendiri
    • Akhir Yang Indah di Bulan Juni
    • Secuil Kisah Trilogi di SMA Taruna Bakti (Pengumuman)
    • Galauan Lagu Secondhand Serenade - Awake
    • Hari Pertama Pake Kacamata

    Sosmed Aq

    • Google Plus
    • LinkedIn
    • Facebook
    • Twitter
    • Ask FM
    • Instagram
    facebook Twitter instagram pinterest bloglovin google plus tumblr

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top